23 Juli 2014

pesan buat pakde wowo



antepkeeuunnn! antepkeeeeuuun!!!

22 Juli 2014

other thoughts on belief

minggu kemarin gw ke gereja, dan sebagai orang kristen yang berasal dari indonesia, pertanyaan ini selalu muncul: bagaimana kehidupan orang kristen di indonesia?

menariknya, mereka berpikir bahwa hidup menjadi minoritas di indonesia 'sesulit itu' karena berita yang mereka serap biasanya yang buruk", misalnya, pembakaran dan pelarangan pendirian gereja, terorisme dari kaum ekstrimis, dsb. padahal sedari kecil, gw rasa hidup gw bahagia" saja. hal terberat buat gw dulu adalah ga bisa nonton kartun di minggu pagi karena mesti ke gereja HAHAHA :P gapapa, pulang gereja masih ada power rangers, yiha!

jadi kalau ditanya, kira" ini jawaban gw:

saya beruntung hidup dan tumbuh di kota besar, jakarta, dan sempat tinggal di bandung yang juga adalah kota besar. di dua kota ini, penduduknya diverse banget, jadi perbedaan jarang sekali jadi masalah. saya punya banyak teman baik dari macam" latar belakang hingga sekarang. tapi yang Anda dengar itu, menurut saya, berakar dari unemployment. orang" ini ga punya pekerjaan, ga punya sesuatu untuk diraih dan diperjuangkan, ga punya hidup. maka itu agama menjadi sesuatu yang menarik karena ia menjanjikan surga, sehingga jika mereka mati sekalipun, itu adalah keuntungan. inilah yang, menurut saya, menjadi penyebab hal" yang Anda dengar itu.

mudah"an aye ga sale" kate, heheh. bhineka tunggal ika! mari terus jaga dan hargai perbedaan! bayangin kalo pelangi cuma punya satu warna, apa bagusnya? dan warna" itu, semua berasal dari putih loh, seinget gw, sepengetahuan-masa-sd-gw hehe..



ps: dengerin Gitar Satu Senar punya alm. Harry Roesli. "...gitar satu senar, seperti hidup dalam azas tunggal, jadi memang tidak boleh ada perbedaan. padahal dengan gitar satu senar, aku mainkan banyak sekali nada."

21 Juli 2014

my thoughts on belief

tulisan ini dibuat di leidschendam, belanda, hari senin tanggal 21 juli 2014, pukul 01:11 waktu musim panas eropa tengah (GMT+2).

saat tulisan ini dibuat, timeline facebook gw penuh dengan foto" pembantaian massal palestina oleh israel, kemarahan orang" lewat status dan saling adu komen, serta calon presiden saya sampai saat ini masih ada dua, mudah"an dalam hitungan jam saya sudah punya presiden baru.

one thing i always hold, is talking about this palestinian-israeli war. why? because it's a waste of time. normally when people come up with the idea of talking about it, i would rather listen than talk. why again? because honestly, i know very little, or even nothing, about it. i only have speculations that i can't even be sure of.

namun siang ini, temen gw ngepos satu video di timeline-nya, yang jujur, bikin gw panas. apa isinya? singkatnya, di jerman, ada seorang imam muslim yang diundang ke suatu gereja, ceritanya adalah dalam misi damai, understanding, kenalan.

tapi tebak apa, ada satu orang wanita yang marah" dengan sangat tidak proper, ketika si imam ini (sepertinya, karena gw ga begitu ngerti apa yang beliau lakukan) melakukan adzan di dalam gereja. dan iya, wanita ini emang udah niat protes dari awal kedatangannya, terus kena trigger dan langsung meledak.

belom abis panas gw, gw baca komen" di bawahnya, bukan dari komen temen"nya si temen gw ini #halah! tapi komen dari source aslinya. tebak apa, wanita ini malah dipuji habis"an karena 'membela kebenaran,' bahwa 'seharusnya imam ga boleh masuk gereja' dst. dst. dan sumpah, gw panas.

di titik inilah, gw, sebagai manusia, ciptaan Tuhan, sedih.

kecewa.

by this simple fact, sometimes i feel like, people are using God, as a reason of their own egoistic desire. itu tuh kayak, misalnya, temen lo ngeledekin bokap lo terus lo berusaha untuk 'membela bokap lo' dengan cara nonjok muka temen lo, atau bahkan ngebunuh temen lo. terus bokap lo bakal bangga dengan perbuatan lo? menurut lo bokap lo bakal seneng ngeliat lo dicap sebagai 'tukang pukul anak orang,' atau bahkan 'kriminal?' demi membela 'kehormatan bapaknya?' guys, PLEASE.

i don't even know what to say anymore, i just have to share this thought. i mean what's the point of 'being religious' if you think that you are 'licensed to kill?' are you THAT scared of not going to heaven? what is it actually that you're fighting for, ugh!

up to this second, i don't have any need to 'stop believing.' i still believe, because He is the one who i can always talk to. He is the one who understands me better, and He is the reason, the only reason, for me to live.

and not a reason, to kill.





ps: please do watch Baraka (1992) to get the idea of what i'm trying to tell you.

coret yang sebelumnya



crossed fingers! dan saya punya kalimat favorit baru: "whatever, i'm too old for this."

18 Juli 2014

terus random




i'll let you guys know about this later. bantuin crossed finger dulu lah, ahahak :p
Template developed by Confluent Forms LLC