13 Juni 2008

waduh. apa yang salah ya?

barusan gw nonton Kick Andy. seperti biasa, bukan Kick Andy namanya kalo ngga menghadirkan bintang tamu yang spektakuler! malam Kamis ini Kick Andy menghadirkan para juara olimpiade tingkat internasional di berbagai bidang seperti kepedulian lingkungan, astronomi, matematika, fisika, catur, bahkan sampai pemecahan masalah ledakan penduduk. dan ternyata anak" yang diundang ini adalah orang" yang berada dalam kawasan 'kurang mampu'! hebatnya, mereka menjuarai berbagai olimpiade ini bukan hanya sekedar 'tim penggembira' saja melainkan benar" membawa medali untuk bangsa Indonesia ini!

lalu gw juga teringat saat gw mampir ke gedung DEPDIKNAS buat nyanyi di sana. eits, bukan nyanyi solo, paduan suara! jangan salah. di sana terpampang foto" anak bangsa yang sudah membanggakan negara Indonesia ini dalam kancah internasional! kemarin saat ke kota tua pun, permasalahan kemenangan anak Indonesia di olimpiade sains internasional ini turut disinggung dalam pameran 10 tahun reformasi yang diselenggarakan di Museum Sejarah Jakarta. WOW.

setelah gw pikir" dan gw banding"kan serta merangkum pembicaraan" yang pernah terjadi anatara gw dan beberapa temen gw tentang prestasi" luar biasa ini. gw mencoba untuk mengambil suatu esensi. berarti anak Indonesia itu pinter" BANGET donk yah? lah wong yang istilahnya di 'pedalaman' aja otaknya encer setengah mati begitu! gimana yang berpendidikan?

orang" sok tahu dan menyebalkan *maaf kalo ada yang merasa tersinggung* biasanya akan sekedar menjawab :

"ya iyalah gab! indonesia tuh orangnya emang pinter banget tauk! lo harus tau ya, (bla.. bla.. bla..)"


ngoceh tanpa tujuan yang jelas. jujur gw kurang suka pendapat" macam ini, karena sifatnya kurang membangun. DAN sangat sulit menemukan orang yang benar" bisa diajak TUKAR PIKIRAN tanpa mementingkan pikirannya sendiri. kasarnya, EGOIS. dan gw lebih suka orang" yang pengen menelusuri sebenernya dari mana sih lahirnya orang" pinter setengah mati tersebut?

menurut gw, prestasi" macam itu bisa dicapai dengan adanya DUKUNGAN ORANG TUA. hal ini adalah hal terpenting karena orang tua lah yang paling mengetahui anak"nya itu seperti apa. menurut gw, orang tua yang baik ialah orang tua yang MENCARI bakat anaknya, dan MEMBIMBINGNYA agar ia bisa mengembangkan bakat luar biasanya itu. namun biasanya orang tua salah kaprah dengan memaksakan sesuatu yang diinginkannya sebagai 'balas dendam' karena mereka tidak sempat mendapatkannya selagi muda. masih banyak kan, orang tua yang 'memaksa' anaknya untuk menekuni bidang tertentu dan membiayainya habis"an. mungkin ada anak yang pada akhirnya menyukai bidang itu. mungkin tidak. pada anak yang tidak menyukai bidang tersebut pun akan terjadi BANYAK kemungkinan. yang pasti dia akan tertekan. mungkin dia akan berhenti baik" pada suatu waktu tertentu, atau mungkin dia akan berhenti dengan cara yang EKSTRIM. hal terburuk ialah, anak itu berusaha untuk mengakhiri hidupnya.

gw jadi inget suatu cerita. lupa siapa yang nyeritain. jadi, ada seorang anak laki". bokapnya terobsesi agar anaknya suatu hari bisa jadi dokter yang sukses. anak ini memang pintar, dan jalannya menuju dunia kedokteran mulus karena secara finansial pun orang tuanya mampu mendukungnya. namun ternyata anak ini memendam sesuatu, ia tidak suka dengan dunia kedokteran. bisnis, itulah favoritnya. sempet ngomong sama ayahnya, tapi ayahnya ga peduli, bahkan mengancam anak itu akan diusir jika ia tidak memegang ijazah DOKTER. singkat cerita akhirnya anak itu melanjutkan kuliahnya di fakultas kedokteran selama beberapa tahun dan begitu ia lulus, ia menyerahkan ijazah tersebut kepada ayahnya dan berkata.

"ini yang ayah inginkan. udah kan? sekarang aku mau hidup dengan caraku sendiri."


ayahnya yang masih ga paham bingung. dan ternyata anak ini pun mulai membangun bisnis yang ternyata sukses! kemudian begitu sang ayah mengetahui kesuksesan anak tersebut di bidangnya yang sekarang, ia pun terharu dan bercucuran air mata.

NAH! COBA BAYANGKAN! dan bandingkan dengan situasi pendidikan di Indonesia.

coba lihat sekitar dan perhatikan. orang" yang menang olimpiade ini jarang banget kan yang dari Jakarta? kalo gw telaah, mungkin mereka bisa berprestasi gemilang karena potensi yang mereka miliki ini terus diasah dan jalan yang mereka jalani ini ialah memang sesuai dengan bidangnya. tidak ada beban lain selain keluarga dan bidang ilmu pengetahuan yang mereka tekuni ini. toh pelajaran di daerah tidak akan terlalu membebani mereka, dan mereka punya banyak waktu untuk mengasah kemampuan mereka yang luar biasa tersebut.

sementara di jakarta? yaa.. siswa memang sudah terbuai dengan pergaulan yang ada, namun hal ini 'didukung' dengan menumpuknya tugas sekolah yang semakin lama semakin abstrak arahnya. sehingga bakat" serta potensi" luar biasa yang terpendendam di dalam setiap siswa seakan terlupakan dan menghilang begitu saja.

jadi sekarang, siapa yang bertanggung jawab? kita, sebagai anak" MAMPU tapi belajarnya males"an dan menganggap sekolah itu hanyalah sebuah ajang pergaulan. atau bapak" berdasi di sana yang merancang program pendidikan kita? atau mungkin, orang tua kita?

dengan segala penjabaran di atas saya dapat menyimpulkan aksi yang dapat kita lakukan demi kemajuan bangsa Indonesia :
  • untuk remaja dan pemuda. kita bisa mencari potensi kita yang mungkin udah terkubur dalaaaam sekali akibat tertimbun pendidikan formal yang kita jalani saat ini. kita ga pernah tau di dalam diri kita mungkin ada seorang penulis, pelukis, penemu, presiden, pembawa damai, pemusik, dan orang" hebat lainnya. emang susah. gw juga sampai sekarang belum mengetahui sebenarnya potensi besar apa yang gw miliki sehingga sulit bagi gw untuk fokus mengerjakan suatu hal yang benar" gw sukai.
  • untuk orang tua. TOLONG pedulikan anaknya. tumbuhkan minat baca dari kecil, cari bakatnya, dan begitu ketemu, langsung diasah. dan tolong dilihat juga apakah anak tersebut menikmati apa yang dikerjakannya. toh jikalau suatu hari anak ini sukses, siapa sih yang akan pertama kali menitikkan air mata?
  • untuk para aktivis. fokus pada visi & misi organisasi lo dan coba telaah. tujuan lo itu bener ga? apakah akan membangun bangsa kita ke arah lebih baik atau lebih buruk? mempersatukan atau malah memecah belah? jangan lupakan komunikasi. karena kata temen gw, "masalah besar biasanya timbul dari masalah kecil yang tak terselesaikan"
  • untuk bapak" dan ibu" yang punya andil dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. tolong perhatikan sistem pendidikannya. tentang ujian negara yang terselenggara setiap tahun, tentang silabus pendidikan yang berubah hampir setiap 3 tahun sekali, serta *ehm* gaji para pengajar. kayaknya bapak"/ibu" ini agak terbuai dengan kemenangan" anak Indonesia dalam ajang" internasional sehingga agaknya 'melupakan' anak didiknya yang lain. udah denger cerita tentang anak SMP yang jantungnya kumat seusai mengerjakan UAN mata pelajaran IPA dan akhirnya meninggal dunia di tempat? belum lagi masalah gaji guru. adududuh. bapak" ibu", tau ngga siih ada berapa jenis korupsi yang terjadi di sekolah" di Indonesia akibat gaji kecil ini? saya juga kasian sama guru" yang masih jujur. mereka udah mengabdi tapi kok imbalannya kurang. pak SBY bisa jadi presiden aj gara" dia pernah SEKOLAH lhoo.
  • untuk guru" yang mengabdi. pak, bu, ini emang susah. saya ngerti bapak" dan ibu" pasti lebih mementingkan dan memandang siswa/i yang punya prestasi dalam bidang pendidikan. tapi kalo ada anak yang punya potensi di bidang lain *sekali pun bidangnya menurut anda ANEH* didukung donk! setiap anak punya potensi masing" pak, bu, dan ga bisa dipaksain. dan tugas" ga usah terlalu banyak laah. itu hanya membuat anak terbeban dan ga fokus dengan bakatnya yang terpendam, dan mungkin suatu saat ia bisa melupakan bakatnya!
  • untuk para pengguna internet. tolong, dukung Indonesia dalam ajang pemilihan NEW 7 WONDERS OF THE WORLD! visit http://www.new7wonders.com/
terimakasih atas perhatiannya untuk membaca tulisan sok tahu ini. dan termakasih sekali bila anda turut VOTE FOR INDONESIA! ayo majukan negara kita BERSAMA!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC