30 Agustus 2010

the art of living

hyehehe.. tiba-tiba gw mencintai kehidupan.. halah! mungkin efek sebuah novel yang baru gw baca.. punya kibay.. dari tangan nuli.. judulnya: halo, aku dalam novel.. woww..

sebagai prolog, gw mencari gambar dengan kata kunci living via google, dan hasilnya adalah:

living untuk living stones. hwaaa sepertinya nyaman sekaliii hahahaha!

living untuk living room. woww. sesuai cita-cita. rumah dengan elemen dasar kayu, aaa!

living untuk healthy living women. biar ga cepet osteoporosis, ahaha!

dan tiba-tiba gw lupa apa yang ingin gw tuliskan, hahahaa..

bersyukurlah akan kehidupan, akan setiap nafas yang kita hirup setiap hari, akan kesadaran ketika terbangun dari tidur yang nyenyak, akan segalanya. hargai kehidupan. warnai kehidupan.

dan tiba-tiba gw (kembali) tertarik dengan gunungapi setelah bencana sinabung.. puji Tuhan ga ada korban jiwa akibat letusan.. teringat film yang gw tonton untuk tugas pengantar geografi terdahulu, saat ilmuwan-ilmuwan gunung api di filipina bekerjasama dengan ilmuwan yang dari amerika (USGS mungkin?) untuk evakuasi calon korban suatu letusan yang diperkirakan akan terjadi.. hebatnya, warga sekitarlah yang pertama kali memberi tahu badan pemantauan gunungapi atas anomali yang dilihatnya.. luar biasa..

bagaimana dengan altimetri?

mari ikuti kata hati.. mari buka mata, lihat kondisi.. di mana bangsa ini membutuhkan tenaga saya, di sanalah saya akan berada.. di mana pun Tuhan menempatkan saya, di sanalah saya akan berbakti :)

1 komentar:

  1. sukses dengan altimetrinya kk..

    btw,kalau ternyata ada kroban jiwa tetep puji tuhan ga kk?
    hehe..

    BalasHapus

Template developed by Confluent Forms LLC