11 Desember 2010

sejarah?

baru saja membaca tulisan bang sahat di facebook. isinya kurang lebih tentang bagaimana negara" maju di belahan eropa, asia timur, bahkan amerika, dapat berkembang karena satu hal: penokohan. ya, masyarakat dari negara" tersebut terbiasa belajar dari tokoh" yang telah lebih dahulu mengalami asam-manis-pahit kehidupan. hmm.

entah mengapa dengan getir gw berkomentar: gimana mau menghargai, bahkan untuk mencari kebenaran sejarah aja sampe sekarang sulit.. hahahaha..

wew. komentar dari mana itu?

mungkin dari timbunan kekecewaan dan rasa penasaran tentang apa yang sebenarnya terjadi pada bangsa ini di masa lampau. apa yang sebenarnya pernah dan tidak pernah terjadi pada bangsa ini.

oke. jaman orde baru. pers dibungkam. segala yang terjadi masih abu". hingga sekarang? huh. pasti ada orang" berkuasa yang tidak mau kehilangan kekuasaannya yang membuat sejarah tersebut tetap abu". bung, ini jaman apa? mau maju ngga? oh iya. situ ga mau negara ini maju. situ maunya situ aja yang maju. ya kan? kan situ punya keluarga yang mesti dihidupi. hehe. tenang aja, saya udah ngerti kok :P

jaman sekarang. pers bebas. tapi kenapa isinya malah begini? bukannya mencatat sejarah baru yang esensial, malah pontang-panting nyari gosip-artis-yang-bersikeras-dijadikan-fakta atas nama kebebasan pers. pornografi dan pornoaksi? halah. pinter"nya lo aja pengen ngeliat tubuh wanita secara sempurna tanpa sehelai benang atas nama kebebasan berekspresi. heh, seniman juga kalo mau mengeksplorasi tubuh wanita pake mikir, ga main ditelanjangin gitu aja. goblok. *ceritanya emosi

oh iya. kalian juga butuh uang. butuh makan. pasar butuh yang seger", ga butuh sejarah. cih, apa itu sejarah. toh kita sudah terbiasa dibohongi oleh sejarah.

jadi, kepada siapa kita bisa belajar?

mungkin gw bakal nyoba baca serial pak beye demi dokumentasi sejarah yang berkesinambungan. ayolah bapak ibu dan teman" calon wartawan, saya tetap mengagumi kalian. dokumentasikan apa yang memang layak untuk didokumentasikan. jangan biarkan anak cucu kita buta sejarah!

"jangan sekali-kali melupakan sejarah!" - bung karno

4 komentar:

  1. sekali lagi gw bilang, mengutip kata2 dee lestari
    "sejarah adalah awan yang padat berisi, tapi ketika disentuh menjadi embun yang rapuh"

    BalasHapus
  2. terus gw ga ngerti perumpamaan itu.. hehe.. itu yang kita baca bareng" bukan yak yan? yang di filosofi kopi? ngomong", buku itu di mana yak? masi di loker agun?

    BalasHapus
  3. terakhir sih gw taro lagi di loker agun.

    intinya lo gak bisa balik ke masa lalu lo, walaupun lo ingat jelas masa lalu lo. sebenernya suka2 lo si mau ngartiin bigimana. bisa juga walaupun lo sangat tau sejarah seperti apa, tapi lo ga bisa membuktikan sejarah karena lo gak tau kebenarannya. and the blah and the blah and the blah

    BalasHapus

Template developed by Confluent Forms LLC