10 Agustus 2011

people do change and i do believe it

setiap orang berubah. ya ya. berubah. kata" di atas muncul di testimonial gw saat friendster masih in. yang nulis kak tirza. dia ngomong gitu karena ngeliat profpic gw yang, ohmaigat, gadis-sampul-wannabe, sementara dia mengenal gw sebagai gaby yang tomboy. but did it mean that, i really was changed?

perubahan. ya ya. setiap orang mau berubah. ke arah yang lebih baik, biasanya. tapi, ohmaigat lagi, lo ga tau betapa hebatnya pengaruh lingkungan bisa mengubah lo. welcome to the real world.

oke. gw ga punya banyak contoh. tapi. alkisah. ada seorang temen gw yang, triple ohmaigat strike, jadi alay. gw ga ngerti kenapa dia bisa sangat amat berubah dan sayangnya (atau untungnya?) dia bukan temen main gw. sekedar 'temen' titik.

dan dengan kejahanaman teknologi internet gw pun kepo. dan dia sangat. sangat berubah. ga sekedar profpic, tapi, ya, semuanya. gaya bicaranya, foto"nya. seperti melihat orang lain saja. oke, fine, dia berada di lingkungan yang berbeda dengan sebelumnya. tapi, apa harus begini?

some things changes some things remains the same. but i'm not that ready to accept those changes, specially people who changed their behaviour.

ada lagi seorang temen gw. lagi", sayangnya, dia bukan temen main gw. tadinya dia sangat menyebalkan. sok asik. dan lain". namun karena beberapa hal, jengjeeeng, dia berubah. mungkin menurut dia, perubahan yang dia lakukan itu baik. but i only thought that he was faking himself. have you got no identity? itu bukan berubah. itu menyangkal diri, not in a good way. emang lingkungan lo menuntut apa sih?

gw sendiri? gw merasa sepertinya gw gitu" aja. lingkungan kayak apa pun ga membuat gw lebih buruk atau lebih baik. bahkan seorang teman SMP gw pernah bilang sesuatu ke gw waktu kita reunian. saat itu, gw udah di ujung kelas 3 SMA. "gab, kok lo bisa sih ga berubah?! udah 3 taun gab!! 3 tauuuunn!!" ya kalo gw merasa nyaman dengan diri gw sendiri, kenapa harus berubah?

gw pernah aktif di PMK. itu ga membuat gw lebih rajin ibadah atau jadi seorang yang "sangat holly." bahkan ujung"nya gw berenti aktif, karena merasa ga cocok. walau gw masih main bareng anak"nya. tapi gw ga lagi berkarya di sana.

terus gw aktif di IMG. itu juga ga mengubah gw. dari dulu gw udah punya sifat ngotot dan kepala batu. IMG ga mengubah gw, tapi gw merasa sifat gw yang satu itu bisa banget dipake di sana. dan yang paling penting, gw nyaman di IMG.

do i really have to change?

truth is, i hate people who changed because of their environment.



sekarang pertanyaannya. kita yang berubah karena lingkungan, atau lingkungan yang berubah karena kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC