08 Desember 2011

Apakah pemantauan deformasi secara geodetik dapat memprediksi pergerakan ke depan atau mempelajari pergerakan yang sudah-sudah?

Rangkuman Bagian Plate Motions and Plate Boundary Deformation dari Paper “GPS Applications for Geodynamics and Earthquake Studies”

Pemantauan deformasi secara geodetik memang dapat memprediksi pergerakan ke depan, namun tidak sepenuhnya dapat mempelajari pergerakan yang sudah-sudah. Pergerakan yang telah terjadi dapat dipelajari kembali selama pemantauan dilakukan saat pergerakan itu terjadi (ada data pemantauan).

Pergerakan ke depan, khususnya pergerakan lempeng, dapat diprediksi dari vektor pergeseran spasial dari suatu pemantauan geodetik yang dilakukan secara episodik. Vektor-vektor pergeseran posisi dari titik-titik yang dipantau ini merepresentasikan arah dan kecepatan pergerakan lempeng setiap tahunnya. Sebagai contoh, dari pengamatan GPS yang dilakukan oleh Belvis et al (1995) dalam penentuan rapid convergence antara Lempeng Pasifik dan Australia di Tonga Trench, didapatkan bahwa stasiun-stasiun GPS di sebelah selatan Tonga mengalami pergerakan sebesar 91 ± 4 mm/tahun, sementara stasiun-stasiun GPS yang berada di sebelah utara Tonga mengalami pergerakan sebesar 159 ± 10 mm/tahun. Stasiun-stasiun yang mewakili kawasan Tonga Trench ini bergerak menjauhi Lempeng Australia.

Gambar 1 Vektor pergerakan stasiun GPS yang mewakili Lempeng Australia dan Lempeng Pasifik. Dapat dilihat bahwa kedua lempeng bergerak saling menjauh.

Sementara untuk mempelajari pergerakan yang telah terjadi, harus dimiliki data pemantauan deformasi pada kurun waktu tertentu, karena metode geodetik ini sangat bergantung pada data pemantauan. Jika didapatkan data pemantauan yang cukup, maka gerakan-gerakan yang telah terjadi dapat dipelajari dan direkonstruksi kembali, sehingga didapat perkiraan posisi lempeng pada suatu masa tertentu, namun data pergerakan ini sifatnya masih data kasar. Diperlukan pula studi geofisika dan geologi dari lempeng tersebut untuk mempelajari pergerakan yang telah terjadi di masa lalu.

Pemantauan secara geodetik ini tidak hanya dapat memprediksi dan mempelajari pergerakan lempeng bumi. Deformasi struktur pun dapat dipantau pergerakannya secara geodetik dengan prinsip yang sama, sehingga jika terdapat kemungkinan bangunan tersebut akan mengalami deformasi yang menyebabkan kehancuran struktur, tindakan-tindakan preventif dapat dilakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC