18 Maret 2012

plus ça change, plus ça ne change pas

"semakin banyak perubahan, semakin banyak hal yang tidak akan pernah berubah."

begitu kata (alm.) (oma) marianne katoppo ketika ia ditanyai pendapatnya mengenai penulis-penulis wanita kontroversial macam ayu utami dan djenar maesa ayu. ya, si oma juga pernah mengalami masanya.


raumanen merupakan buah karya marianne katoppo yang pertama kali dicetak pada tahun 1977. mengambil setting kota jakarta pada tahun 60an, raumanen bercerita tentang cinta terlarang antara dua manusia dengan kesukuan yang berbeda. raumanen si minahasa, dan monang si batak. cerita yang terkesan 'biasa' ini diramu sedimikian rupa sehingga membuat pembacanya terhenyak, ketika aliran sungai tak lagi tenang. dan lagi, masalah kesukuan pada era itu memang merupakan masalah yang cukup sensitif, mengingat mudanya umur bangsa ini ketika itu, sehingga kebhinekaan belum seperti sekarang.

oh ya, buku ini juga mengambil sedikit setting di kampus saya. hehe.

novel yang peraih kemenangan dalam sayembara penulisan novel DKJ tahun 1975 (naskahnya selesai pada 1974) juga dianugerahi SEA write award 1982. dengan bangga dapat saya katakan bahwa, beliau merupakan wanita pertama yang dapat meraih pengargaan ini. salut, oma :)

terimakasih kuucapkan kepada ratih amandhita atas pinjaman bukunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC