17 September 2012

membaca kawan

"Masa saya dan teman-teman saya pun sudah berada di batasnya. Jika ada satu hal yang dapat saya ambil dari sejarah masa lalu itu, adalah bahwa setiap orang/angkatan selalu diberi kesempatan untuk mengisi masa atau waktunya masing-masing. Tinggal apakah orang/angkatan mau untuk mengisinya."

menghadapi pergejolakan batin belakangan ini, rasanya, gimanaa gitu baca tulisan itu. antara sedih, mau nangis, masih belum bisa terima bahwa sesuatu yang pernah jadi salah satu bagian terbesar dari hidup gw akan gw tinggalkan dan kini bukan "milik gw lagi." sesuatu itu ialah tempat saya bernaung selama hampir tiga tahun di kampus tercinta. rumah saya, tempat tinggal saya, literally and non-literally, hehe.

melihat ke belakang, dari awal ketemu roro-and-the-gank hingga rapat terakhir divisi karya, gw seperti menemukan kembali diri gw yang "ke mana saja" selama beberapa tahun terakhir ini. gw mendapati adanya serpihan-serpihan kenangan, dari masih cupu, sampai akhirnya, kembali cupu, hahaha.

banyak hal lucu yang terjadi selama gw "berbakti" di tempat itu. perselisihan yang paling seru, tentunya. yang terbesar bagi gw adalah, adanya gejolak sana-sini ketika divisi karya, arahan kerja, serta kepalanya terbentuk: kenapa ada divisi karya, kenapa ditaro di bawah litbang, kenapa divisi karya ngurus ini-itu, kenapa, kenapa, kenapa dan kenapa itu masih terus berjalan hingga akhir kepengurusan. adanya beda pemikiran antara gw dan beberapa orang, bahkan atasan gw sendiri, pun sempat terjadi. gw yang tadinya super kepala batu dan terlalu yakin akan apa yang harus dilakukan akhirnya mencoba mengalah dan menerima keadaan yang, kalo kata bayu "masih mikir sedikit orang juga cukup?" yang tadinya lawan jadi kawan, begitu pula sebaliknya.

dan yang paling menarik adalah bagaimana kami membawa kebanggaan atas "baju kebesaran" kami dengan cara kami masing-masing. yang paling menarik kedua adalah keberadaan arse beserta pemikirannya! hahaha.

jujur, tulisan ini terinspirasi oleh tulisan si arse di blognya (yang lebih berkualitas daripada tulisan ini, hehe). dari berbagai tulisan arse, walau gw jarang mengomentarinya (karena takut salah ngomong), gw mendapat sudut pandang baru. bahwa "wow, ada juga ya orang yang mikir kayak gini" sampai gw pernah "perang" berkomen-ria di facebook BPH, bukan karena ingin melawan pemikirannya, tapi gara" gw pengen nyindir orang" yang terlalu apatis dan mementingkan apa yang dipentingkan di masa kini (ehm, akademik). tapi sepertinya ga ada tanggapan dari yang lain, jadi gw berhentikan saja, hahaha.

yah, banyak hal menarik di kampus gw. sayangnya, memang, kita harus memilih. jalan yang dipilih arse dan gw memang berbeda, tapi bukan berarti gw ga mendukung dia. gw memang tidak bisa mendukung dia secara penuh karena gw memang punya tanggung jawab lain. gw harap, dalam masa" ke depan, tetap ada pemikir seperti teman gw yang satu itu di rumah gw, yang sebentar lagi akan gw tinggalkan itu. sumpah, orang" seperti beliau benar" perlu untuk dilestarikan, hehe.

3 komentar:

  1. aseeekk yang mau lulus..

    wah semakin sepi aja nih kampus kalo gtu..

    kalo gw ke bdg minggu ini pasukan masi ada ga gep?

    BalasHapus
  2. cobain aja mar. paling ada aja lah, 2009-2010, terus lo tua, hehe.

    BalasHapus
  3. wah 2010 pada ga kenal gw...

    mentok di 09 yg gw kenal...

    hahaha..

    BalasHapus

Template developed by Confluent Forms LLC