08 Mei 2013

hore ada filem!

iya, saya ga nonton ironman. bukan cuma ironman tiga, tapi dari yang pertama pun yang katanya keren banget itu pun saya ga nonton. saya bukan maniak film superhero. bukan film saya. hanya dua film superhero yang berhasil bikin saya betah nonton: spiderman yang masih ada james franco versi muda ganteng bersahaja unyu imut sekali minta dipacarin, serta batman"nya nolan.

"@jokoanwar: Go watch @donttalklove at the cinema before it disappears. Arthouse film at its best! Your soul deserves it."

begitu kata dias, lewat watsapp. langsung hunting, apa sih @donttalklove itu? usut punya usut ternyata itu adalah kependekan dari sebuah film bertajuk "What They Don't Talk About When They Talk About Love" garapan mouly surya, sutradaranya fiksi. apa? sutradaranya fiksi? oke gw harus nonton!


filmnya.... hmm.... okeeeyyy entah kenapa berita tentang film ini jauuuhhhh lebih menyebar luas dibanding belenggu tempo hari.. mungkin yang hipster ini mulai mainstream, mungkin..

tapiiiii buat kalian yang pengen nonton film dengan harapan terlalu tinggi akibat "katanya filmnya bagus lho!" atau kalian mencoba 'gaul' dengan menonton film yang ga mainstream ini, yah, siap" pengen keluar sepanjang film aja ya, HAHAHAHAHA #ngancem

pertama, film ini festival banget. maksudnya festival banget? yah, kalo lo sering/pernah nonton beberapa film festival, lo bakal ngerti sih maksudnya, hhaha #sombong tapi serius, ini film tipenya festival banget. yang dibuat dengan konsep tertentu, cukup matang, dan, yep, vulgar. hahahahaha. gw sampe sekarang ga ngerti kenapa selalu ada unsur vulgar di film" festival, entah dari negara apa. sebuah selebrasi kah? entahlah. hehehe.

kedua, film ini lambat. sepi. hening. kalo kata teman saya, film ini seperti puisi #ceileeee!! ga untuk semua orang, ga bisa langsung dimengerti, harus dicerna. mungkin perlahan. ga bisa buru". karena mood film ini...... acak"an deh! ada saatnya dia lambaaaaaat banget, terus tiba" ZENGG! naik.

terakhir, jika lo berharap akan sebuah film yang menyentuh secara 'langsung tanpa permisi' ala film" komersil (aadc, 5cm, laskar pelangi, dst.) mungkin ini bukan tipe film anda. percaya sama saya, sekitar 30menit sebelum film ini benar" habis, sudah ada kok, penonton yang akhirnya menyerah dan keluar. ditambah lagi, ada aja yang berseru "ih geuleuh" "ih apaan sih" di sepanjang film, berhubung saya nontonnya di bandung. hehe.

jadiiii.. selamat menikmati tontonan jenis baru ini, wahai anak gaul jaman sekarang! :D


NB: ga bermaksud memojokkan siapa pun, hahaha. overall gw suka sih, sama film ini. bikin pengen nonton lagi! twist-nya bikin 'ZENGGG!' anjir anjir anjir apaan tuh cepet banget! hehe.. i enjoyed this movie, a lot :)

2 komentar:

  1. setuju pisan ini film drama yg festival banget, lambat bot, sama jd merasa sok2 berat gitu ini film asa trying too hard bikin penonton mikir apa ya. apalagi yg tiba2 jd ada scene kalo mereka hidup normal gak buta bisu tuli. tapi quote nya ayushita bagus yg "kita tuh jatuh cinta sama perasaan jatuh cintanya aja". btw saya nonton film ini stlh liat behind the scenes nya yg bagus banget (http://youtu.be/wLPV0c9llxc), kirain bakal setulus itu filmnya, gak ngerti dah kenapa harus jd vulgar banget gitu yg bagi saya menghilangkan nilai ketulusan cinta yg diharapkan dari idea dan judul film ini. Jadi, intinya, overall kecewa sih hehe nice review anw, keep posting!

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenernya ga maksut ngereview, tapi terimakasih feedbacknya! :D

      Hapus

Template developed by Confluent Forms LLC