27 Mei 2013

mau marah, tapi gimana?

jadi ceritanya adalah, kemarin gw pergi ke waisak. berbekal cerita dari ncit tahun lalu yang minjem carrier gw untuk ke jogja dalam rangka waisak, dan sedikit googling di internet. gw pikir, ga segitu ramainya, karena hanya sedikit orang yang mau menghabiskan waktunya untuk menikmati upacara waisak. ternyata.....

gw sendiri kecewa dengan keadaan di sana. dan mungkin, gw pun kecewa dengan diri gw sendiri. jangan" gw sebenarnya sama saja dengan mereka" yang datang ke borobudur hanya untuk menyaksikan ibadah 'asing' yang bisa"nya malah jadi tujuan wisata, dan ga pernah seumur hidup gw ngeliat borobudur seramai itu.

yah, daripada emosi makin tinggi dan ga berguna dan 'pamer' dengan apa yang gw lihat dengan 'mata,' lebih baik gw 'pamerkan' apa yang gw lihat dengan hati gw. saat gw misah dari anak" dan ga sengaja kepisah sama anye, gw ngedatengin tenda" ibadah mereka satu", bukan masuk, hanya di luarnya saja. dan inilah yang gw lihat.

pertama,  gw kagum, sama apa yang mereka lakukan demi ibadah mereka. wah, gw ga ngerti sampe seniat itu bawa" patung besar ke luar kota untuk ibadah bersama, lengkap dengan dekornya. ada pula yang memakai baju" ala sun go kong, nacha, dan kawan"nya, mungkin untuk sebuah pertunjukan, yang juga merupakan bagian dari ibadahnya. selain itu, ada satu tenda yang melakukan ibadahnya dengan cara sujud hingga berkali-kali. ratusan bahkan. dari anak kecil yang masih belajar, sampe oma" yang hanya bisa sujud dengan posisi duduk di atas kursi, semua beribadah dengan tenang walau banyak 'nyamuk' seliweran di sekitarnya.

kedua, gw sempet denger sepotong-sepotong khotbah dari para pemimpin agama mereka (pandita? bikhsu? gw takut salah sebut, pokoknya pemimpin agamanya). intinya ga jauh beda kok, dari khotbah yang biasa gw denger tiap hari minggu. namun memang, jika ciri khas agama gw ialah 'kasih,' yang gw dapet dari agama Buddha ialah 'kedamaian.' damai dengan diri sendiri, dengan orang lain, dan dengan Sang Pencipta. gw ga begitu mengerti mengenai prinsip dari agama ini, ga ngerti sama sekali malah. tapi, ya... ada ga sih, agama yang mengajarkan kita untuk berbuat jahat?

terakhir, man, God is too big for just one religion.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC