22 Mei 2013

untung diam, rugi teriak, ada kekuatan?

jadi ceritanya tarif krl akan berubah. jadi untuk 5 stasiun pertama, tarifnya 3000, untuk 3 stasiun berikutnya, +1000, untuk 3 stasiun selanjutnya lagi, +1000, and so on and so on. gw? bahagia, tentu. biasanya gw mengeluarkan uang 16000/hari untuk naik krl pp, dan sekarang? cukup 9000! yang berarti gw bisa punya tambahan tabungan 7000/hari dikalikan 5 hari dikalikan 4 minggu = 140ribu! mayan, buat ke raja ampat #halah!

teman gw apalagi. berhubung stasiunnya benar" hanya berjarak 5 stasiun dari kantor, pengeluarannya jadi tinggal 6000/hari! artinya perhari dia punya tambahan tabungan 10000! gokil ga tuh?!

kami yang diuntungkan? diam. apa yang perlu diprotes kalau hal ini ternyata menguntungkan pihak kami?

yang jadi permasalahan tentu saja: para penumpang kereta ekonomi. katanya sih, dengan naiknya tarif kereta, kereta ekonomi akan dihapuskan, yang berarti mereka harus tambah ongkos. pada teriak ga yah?

ditambah lagi, para pedagang asongan dan pengamen yang masih suka  jualan dan ngamen di krl ekonomi, mereka nanti cari nafkah di mana yah? bakal kangen gw sama full band, apalagi suka ada yang pake bass betot segala, yang suka ngamen kalo penumpang udah tidak membludak seperti pada rush hour pp orang kerja, kalo dengan dihapusnya krl ekonomi mereka jadi ga punya tempat 'manggung.'

btw, people helps people. agak lucu, bukan dalam arti lo mesti ketawa, para pedagang dan pengamen ini mencari nafkah, justru di krl ekonomi, yang notabene adalah keretanya orang" yang ga se-'kaya' orang" di kereta komuter. yah, sama juga dengan kereta api jarak jauh. orang jajan itu ya di krl ekonomi, bukan di ekekutif. padahal yang 'lebih punya uang' adanya di kereta sebelah loh.

jadi, akankah ada kekuatan dari yang dirugikan ini untuk teriak? yang jelas, berkurangnya krl ekonomi belakangan ini sepertinya tidak mengurangi jumlah penumpangnya. pagi tadi, krl ekonomi, saya lihat tambah padat. di 'lantai 2' pun sepertinya sudah hampir tidak ada space kosong. tapi setelah saya baca", upah buruh sudah naik yah? banyak yang main henpon di krl ekonomi yah? berarti, mampu donk?

krl, oh, ekonomi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC