03 Juni 2013

kabur

kenapa kabur? karena setiap orang pasti pernah merasa ingin kabur, dalam arti, berlari, sekencang-kencangnya. dari apa? dari masalah, mungkin? masa lalu? apa pun yang tidak mengenakkan hati. pokoknya: kabuuuuur.

lucunya, meski kabur ini merupakan salah satu alternatif pelepas penat, kabur ini butuh usaha. kadang, butuh biaya. tenaga? pasti! karena mungkin, lelah yang dibalas dengan lelah, akan menghasilkan suatu kebahagiaan, hahahahaha #sotoy

beberapa saat ini, saya kecanduan dengan sesuatu: kabur. iya, kabur. kabur dari realita, sepertinya. mencari-cari yang lebih dari yang sudah ada. bagaimana pun caranya. kenapa? karena kabur itu enak. lebih enak dibanding menyambung hidup. lebih enak dibanding menggapai cita". jauuuh lebih enak dibanding harus memikirkan segala hal tentang masa depan serta yang serius". pokoknya lagi: kabuuuuur!

cara kabur pertama, adalah, jalan". yang jauh sekalian. dengan orang baru sekalian. ini terjadi saat waisak. yah, walau pun kabur yang satu ini tidak terlalu sesuai rencana, saya menikmati kabur saya kemarin. terutama saat (akhirnya) saya berhasil lompat dari ketinggian (sekitar) 7 meter dari pinggir sungai oya. rasanya kayak terbang beberapa detik. ga sampe". tapi...... lepas. ada yang lepas, entah apa itu. mungkin beban, mungkin penat. saya berhasil tertawa sepersekian detik saat itu.

cara kabur kedua, baca. baca buku. kebetulan sabtu pagi hingga senin malam ini, saya habiskan dengan satu kegiatan yang tak berguna: sakit. saya keluar hanya sedikit", sempet ngantor hari sabtu juga, yah lumayan, ngejar sesuatu yang tertinggal, lalu di jalan, baik pergi dan pulangnya, banyak tidur, efek obat. untungnya gaji bulan kemarin sudah masuk, Puji Tuhan. bisa nabung lagi. oke lanjut: baca buku. kabur yang satu ini juga butuh effort lebih, terutama karena saya doyan baca buku yang njelimet. dan saya berhasil menghabiskan dua buku dalam beberapa hari ini, lalita milik ayu utami, dan manusia setengah salmon milik raditya dika.

dua cara kabur ini ternyata menyenangkan. setidaknya, menyunggingkan senyum sesaat. terhadap apa yang dihadapi sehari". main ke jogja-magelang-semarang kemarin, saya dapat cukup banyak pelajaran baru, salah satunya, mungkin ini sudah saatnya untuk lebih membuka diri kepada siapa saja, karena mungkin kata 'sahabat' sudah tak sesempit jaman smp dahulu, yang mesti janjian 'kamu jadi sahabat aku yaaah.' mungkin, di umur" sekarang ini, cerita itu, bisa sama siapa saja. baca bukunya ayu utami, memuaskan kerinduan saya terhadap sejarah dan segala yang terjadi pada masa lampau. bikin pengen ke borobudur lagi, dengan orang yang mengerti mengenai sejarahnya. aaahhh pengen banget wisata sejarah yang bener" gituu!

satu lagi, bukunya si raditya dika. memang sih, ga lucu, hehe. tapi isinya dewasa. dewasa sekali malah. sebagian besar bercerita mengenai kepindahan. pindah rumah, pindah hati, dll. hmph. pindah.

sesungguhnya, terlalu perhatiannya orang tua kita adalah gangguan terbaik yang pernah kita terima.
- raditya dika, manusia setengah salmon, hal. 134 -

jadi ingat, hal" yang pernah saya bicarakan dengan teman" saya. tentang pindah, tentang orang tua, tentang masa tua, hahaha. rasanya segala sesuatu itu sebentar lagi akan kami tapaki, masing". saya, sementara masih sendiri, melakukan pekerjaan sebisa yang saya mampu sekarang, sambil mengejar dan memilih apa yang ingin saya lakukan terus-menerus di masa depan: Tuhan, kalau boleh, aku mau minta, aku pengen sekolah terus, boleh ya? ya? ya? hehe..

jadiiiii saat dirimu penat dan terasa banyak sekali beban di pundakmu, coba lihat tabunganmu, adakah sisa uang di sana? kalau ada, kaburlah! berlibur! temui orang baru! atau sekedar pergi ke toko buku, ambil buku dengan sampul menarik, baca sampai habis. atau kalau tidak ada juga uangmu, ketoklah pintu tetangga sebelahmu, dan berkatalah dengan manis "cuy, ada buku ga? hehe.."

NB: terima kasih buat anye, ferdi, ichwan, mas riski, dan kang imad yang bersedia kabur bareng". terima kasih buat dias, yang udah mesenin lalita dari jamannya belum diterbitkan. terima kasih buat rene, yang udah minjemin buku manusia setengah salmon. nanti gw balikin beserta dua buku lainnya kalo udah pada abis juga hehehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC