01 Agustus 2013

so here goes: the lombok-bali adventure! part 1

HUEEHHHHHH GW NULIS LAGIIII #tariknapasbuang jadi sebenernya gw udah nulis mengenai hal iniiiii tapi kehapuss!!! #beteparah husyah, oke, nulis lagi gw, dari awal, wish me luck.

PERINGATAN: post ini panjang. part 2 juga panjang. terima kasih.

HARI 1
hari itu minggu, 21 oktober 2012, sehari setelah wisudaan gw sama dias. gw, dian, dias, mus, dan pimen ngumpul di kontrakan gw, bersama dengan wicak, aryo, dan iman yang bakal nganter kita ke bandara. kita mau ke lombok! via bali.

singkat cerita kita nyampe di bandara sekitar mepet jam 19.00, thanks to macetnya bandung saat itu! pesawat jam 19.55 huahahahahaha. dan bodohnya: kita baru sadar kalo kita cuma punya satu bagasi 20kg! jadilah kita mindah"in barang ke tas dias, tas yang paling gede, biar tas dia aja yang 20kg, yang dimasukin bagasi! sisanya masing" kita punya jatah 7kg buat masuk cabin. bodoh.

dian: di pesawat boleh makan kan yah?
gaby: lo bawa makan?
dian: iya. boleh ga sih? gw udah 20 taun kaga naik pesawat nih.
gaby: err.. gw sih ga pernah.. dan setau gw ga boleh yan..
dian: lah, terus sate padang gw gimana donk?
gaby: .... makan sekarang aja gimana?

yep, kita beneran makan sate padang di boarding room -__-

pimen: sumpah, ini pesawat ekonomi tapi kelakuan kereta ekonomi! (firmansyah, 2012)
selesai makan" kita pun boarding, sampe bandara ngurah rai langsung dijemput sama pak ketut, supir yang akan mengantar kita ke pelabuhan padang bai. perjalanannya sekitar 2-3 jam kalau ga salah, atau mungkin lebih cepat. pesawatnya sendiri ga sampe 2 jam.

expenses hari pertama. airport tax lokal 25rb, sewa mobil 60rb.
SUB TOTAL 85rb

HARI 2
kita menyeberang ke lombok sekitar pukul 1.30 dini hari dengan cita" melihat sunrise di laut, dan hasilnya...

sunrise dan bintang kejora (alodia, 2012)

mengejar matahari dan pelabuhan (alodia, 2012)

muka bantal (alodia, 2012)
di pelabuhan lembar, kita ditawari sewa kendaraan carry sama seorang bernama pak fadhil. kita deal di harga 15rb/orang untuk menuju suatu daerah di kota mataram yang bernama cakranegara, atau yang biasa disingkat sebagai 'cakra.'

di sana kita mencari penginapan dan dapat penginapan bernama wisma nusantara 2 (jl. beo no. 10-12) yang kamar termurahnya cuma 60rb/malam! kamar termasuk tempat tidur queen size, meja bercermin, kamar mandi dalam yang cukup bersih, air minum tiap pagi, lemari pakaian, kipas angin, dan tv. kalau extra bed itu harganya 50rb, yang sempat membuat para lelaki galau. mau sekamar bertiga, atau sewa satu kamar lagi tapi satu orang tidur sendiri forever alone. jadilah, akhirnya mereka nyewa satu kamar dan satu extra bed.

suasana kamar cowo, maaf ga punya gambar yang lebih baik, hahaha (firmansyah, 2012)
beres mandi dan berpakaian, kita langsung menuju ke hotel grand legi, tempat PIT IX ISOI (Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-9 Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia), yang merupakan tujuan utama kami, berlangsung. dengan apa? jalan kaki! kita sempet ketemu pak wiwin dan keluarga di jalan, tapi baru kepikiran nebeng waktu mobilnya sudah berlalu setelah kita dadah". bodoh. hahaha.

hari pertama dimulai dengan plenary session dan sesi" kecil. kita terpisah. si mus bareng dias, gw bareng si pimen dan dian. kita ikutan 'gala dinner' di mana sebenarnya kita diundang, tapi kok yang dateng cuma orang" dari acara lain yang kepanitiaannya paralel dengan ISOI yah? malah, kita sempet ga boleh masuk! padahal sebenernya sih, kita pun udah nebeng seorang ibu dosen univ mataram yang baik hati untuk menuju lokasi makan" (terima kasih ibu!). dan, lagi", ada seorang ibu panitia baik hati yang memperbolehkan kita masuk..... dengan ID card panitia! muahahaha!!

pulangnya kita ketemu mus dan dias di penginapan. cerita mereka ga kalah bodoh. mereka jalan kaki nyari tempat makan ayam taliwang 'dua em bersaudara' sampe jaaauuuhhh banget. si dias yang pakaiannya super rapi pun udah awut"an, kemeja keluar, pantofel ditenteng, kalo kata si mus, kayak baru di-PHK, huahahaha.

pimen: gab, untung lo sama kita, ga sama mereka.
gaby: kenapa man?
pimen: kebayang ga sih, lo dengan kebaya, kain, high heels ditenteng. kaya apa cobak?
gaby: sialan!

malamnya kita tidur nyenyaak.

expenses hari kedua. ferry 36rb, ongkos carry 15rb, patungan hotel dibagi lima 34rb,
SUB TOTAL 170rb

HARI 3
hari ini hari kedua PIT IX ISOI. di hari kedua ini kita memutuskan untuk nyari taksi, namun ketika seorang kakek melenggang santai dengan delmannya di depan wisma nusantara 2..... kami memutuskan untuk naik delman! huyeh! #kesenengan

oh iyaaa, di sana kita ketemu sama anak" ose yang pada presentasi juga! hari ini giliran gw dan dias presentasi di sesi" paralel. dan hari itu berlangsung lebih cepat, setelah makan siang pun udah beres. dan kita dapat titah dari pak wiwin "udah sana kalian susur pantai, enjoy lombok :)" siap pak!

anak GD dan anak OSE! huyeh! (mba" panitia, 2012)

tribute to our lovely hunk, muhammad legi prayoga! (ekaputri, 2012)
sepulang dari ISOI, kita ganti baju dan jalan kaki untuk minjem motor di 'hotel international,' yang ternyata adalah...

jengjeeennngg! inilah, hotel internationaal! (alodia, 2012)

nungguin pemilik hotel yang ga dateng" (alodia, 2012)
jadi, cari peminjaman motor di mataram itu... susah. lebih enak di senggigi, banyaak. tapi karena kita memang based in mataram, yasudah, apa boleh buat.

pemilik hotel ini agak ajaib. suka ngilang. berikut percakapan telepon gw dan dia.

gaby: maaf, ini hotel internasional ya?
pemilik: iya.
gaby: pak, saya mau sewa motor tiga, bisa diambil sekarang ya pak?
pemilik: oh iya iya silakan ke sini saja, ke jalan gelatik.
gaby: baik, terima kasih pak.

masih normal. sesampainya di sana.

gaby: pak, ini kami udah di tempat, bapak lagi ga di sini ya? kalau kami pinjam lewat anak buah bapak aja gimana pak?
pemilik: iya sebentar sebentar saya lagi di mataram ini.
gaby: (lah emang kita di mana -___-) iya pak, kami juga di mataram, di hotel bapak, bisa pinjam lewat anak buah bapak?
pemilik: iya iya sebentar lagi saya ke sana habis maghrib.
gaby: tapi pak..
pemilik: (mematikan telpon) tut.. tut..

dan itu masih jam 3 sore, alhasil rencana kami untuk mengejar sunset di sengigi gagal total. dan iya, si anak buah ga berani ngasih pinjem kalo ga lewat si pemilik yang gw samarkan saja namanya. huh. jadilah, kita makan di rumah makan 'dua em bersaudara' terdekat. sekedar info, rumah makan ini kayak kfc-nya mataram. punya banyak cabang. makanan andalannya tentu ayam taliwang, dan yang paling enak adalah yang bumbu maduuuu, nyemmm.

makan malam kali ini disponsori oleh si mus! huyeeehh!!

makaann! ini udah tahap dua, kita semua nambah, hahaha! (alodia, 2012)
selesai makan, dekat" maghrib, gw nelpon si pemilik lagi.

gaby: sore pak, ini kami yang tadi.
pemilik: iya iya
gaby: bapak udah di tempat ya? kami bisa ke sana?
pemilik: iya nanti nanti saya sedang shalat
gaby: (bengong.. he?) ..... oh iya pak, nanti saya telpon lagi
pemilik: iya iya

-____- lagi shalat kok ngangkat telpon. naooonnn. singkat cerita gw telpon lagi dan dia bilang udah di tempat. kenyataannya, sampe hotel, masih ga ada juga orangnya #AAGGHH!!! dan akhirnya kita baru dapat pinjaman motor sekitar jam setengah tujuh. huehhhh. udah ga bisa ke mana". dan kami pun lalu isi bensin, pulang, dan membicarakan rencana esok hari.

expenses hari ketiga. patungan hotel dibagi lima 34rb, patungan delman 9rb isi bensin 8rb, patungan dp motor 30rb, patungan makan ayam taliwang kalo ga dibayarin udah pake nambah dan minum enak 35rb.
SUB TOTAL 286rb

HARI 4
hari ini kami berlibuuur! kami dapet kenalan sama seorang cewe bernama adi (iya, namanya adi), dia anak kelautan di suatu universitas di makassar. tujuan kami: gili nanggu! gili ini terletak di barat lombok, masih jarang yang ke sana, dan sepiii.

sampai di tempat di mana kita bisa nyeberang ke gili nanggu, kita tawar-menawar soal kapal dan alat snorkel. oh iya, jauh lebih baik bawa alat sendiri, soalnya snorkelnya pada bocor, ga nyaman banget. di sana sebenarnya ada empat gili, tapi kita cuma ke gili kedis dan gili nanggu karena waktu yang terbatas dan dua gili ini yang paling worth it untuk dikunjungi.

sampai di gili kedis, ternyata gili ini hanya seperti tumpukan pasir di tengah laut yang diameternya paling berkisar 100-200m! terihat 'ah, gini doank' pada awalnya, namun ketika nyebur...

plung! wooowww~~~ (ekaputri, 2012)

again, wuooowwww~~ (ekaputri, 2012)

hati"! jarak antara permukaan air dan karang hanya sekitar 1-1.5m!! (ekaputri, 2012)
biota bawah laut gili kedis benar" beragam! ada berbagai hard coral dan soft coral warna warni. juga berbagai ikan aneh warna warni yang santai wara wiri di sana! wuaah keren banget deeh!

PERINGATAN: snorkeling di gili kedis, menurut gw TIDAK DISARANKAN UNTUK YANG BARU PERTAMA KALI SNORKELING, apalagi pemula yang cuma minjem alat, ga bawa alat sendiri. kenapa? karena jaraknya sangat amat dekat dengan permukaan dan arusnya lumayan, jadi bahaya kalau pemula main, ditambah lagi dengan snorkel pinjaman yang bocor terus, bukannya menikmati malah anda bisa cuma merusak keindahan koral di sana. so please do think smart before you act. koral cuma bisa tumbuh maksimum 3 cm per-tahun!

dan si mus menghilangkan snorkel di sana. beruntung dia cuma di-charge 75rb sama pemiliknya, ga kayak di pulau seribu yang charge-nya bikin bangkrut total.

setelah puas main di gili kedis, kita ke gili nanggu. pasirnya putiiiiih bangeet dan sepiii banget! di sini kita bisa main sama ikan, dengan roti" yang dibotolin. btw, sebenernya aksi seperti ini udah ga diperbolehkan loh, karena ini bisa merusak pola makan ikan". katanya sih gitu. tapi waktu itu kami ga ngerti, hehe, maap.

main sama ikan dan bintang laut. jangan lupa balikin lagi ke dasar laut bintangnya! jangan dibawa! (ekaputri, 2012)

koral pada topografi yang lebih curam di gili nanggu (ekaputri, 2012)

gradasi air di gili nanggu (firmansyah, 2012)

sepinya gili nanggu (alodia, 2012)

batu karang yang membingkai gili nanggu (firmansyah, 2012)
oh iya! masuk gili nanggu ini kita wajib bayar biaya masuk, murah kok, 5rb/orang. dan saat kita mau kembali ke daratan lombok....... celana dian yang dijemur di perahu melayang! dan hilang. huahahaha, sabar yah yan.

puas main kita balik ke daratan lombok, makan indomie pedes di pinggir pantai #enyaak! lanjut ke senggigi untuk mengejar sunset. kami pun kembali menikmati pemandangan perjalanan pinggir pantai yang coooool dan baru sempet difoto!

kata mus: jalan ponyo. kata pimen: ostrali ostrali ostrali! (prasetyo, 2012)
sampai di daerah senggigi, kita sempat miskom, namun berakhir menikmati sunset di pura batu bolong, daerah senggigi. masuk pura bayar sumbangan seikhlasnya, dan dikasih selendang yang mesti dipake, seperti kalau mau masuk pura" lainnya. dan sunsetnya... spektakulerr..

lombook! (prasetyo, 2012)

sunset di pura batu bolong (alodia, 2012)
ketika hari sudah gelap dan pura sudah akan tutup, kita balik menuju mataram dan makan sesuatu bernama sate bulayak atas saran si adi. satenya itu sate sapi, dikasih bumbu, dan dimakan pake sesuatu yang bernama 'bulayak' yang adalah semacam lontong yang dibuat seperti lepet. karena kelaperan, kita ga sempet foto wujudnya dan kita semua nambah karena lapar! selesai makan dan ngobrol", kita balik ke penginapan, dan terlelappp.

expenses hari keempat. patungan hotel dibagi lima 34rb, isi bensin 8rb, sewa kapal plus ongkos kapten dan abk 40rb, sewa alat snorkel 30rb, biaya masuk gili nanggu 5rb, sumbangan pura batu bolong 5rb, makan sate bulayak dua porsi plus minum dua kali juga 24rb
SUB TOTAL 432rb

bersambung ke part 2...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC