15 September 2013

berhitung

wew, udah setengah tiga tea. dan gw masih depan laptop. saiko.

oke, barusan gw ngitung perkiraan pengeluaran kalo gw amin" jadi ke acara yang gw pos sebelumnya. kenapa gw ngebet segitunya? karena kalimat simpel dari kakak dhira: duit mah bisa dicari.....kesempatan emas geb!

yep, kalimat tersebut tak lain tak bukan juga selalu muncul dari pembimbing gw, pak purbo. dan selalu terngiang-ngiang di kepala gw, dan selama ini, puji Tuhan, terbukti. pemasukan selalu ada, walau tak bergelimang emas permata. dan kalau dipikir, semata karena gw selalu punya cita" atas uang yang hendak gw raih itu. contohnya, waktu gw ke malaysia bareng budi untuk ikutan ISG 2012. kalo ga ada motivasi 'cari duit buat ke malesia,' mungkin ga akan kekumpul duit sejumlah yang gw keluarkan di sana, dan sekali lagi, puji Tuhan, kesempatan gw untuk mencari uang saat itu, memang ada.

sekarang, perhitungannya lebih rumit, karena sejak menjejakkan kaki di tanah eropa ini, gw belom punya pemasukan pribadi. beasiswa gw masih fullll beasiswa orang tua, sambil harap" cemas sama wawancaranya lpdp yang tak kunjung ada kabar #aaagggkkhhh!!! secara hitung"an kasar, gw bisa menghemat pengeluaran gw di sini hingga nyaris 50% dari perkiraan awal. pemisalannya adalah, saat teman" gw yang dapet beasiswa 'standar hidup layak' bisa mengeluarkan 3-5euro sekali makan, gw harus puter otak gimana caranya 3-5euro itu bisa dipake minimal dua kali makan. selain itu tentunya gw berhemat dengan cara" yang sudah pernah gw jelaskan di pos sebelumnya (CAF buat tempat tinggal, kartu abodemen hp, kartu abodemen bus, dll.)

NAMUN. ketika dikurs-pun. astaga. biaya masih besar sekali. dua kali lipat biaya hidup gw di jakarta dengan taraf 'lebih dari layak' meski tak sampai 'sangat layak.'

edan.

lpdp, kamu apa kabar? aku masih di sini, menantimu :''S

di stravanger ada kjeragbolten. saya mau ke kjeragbolten. saya juga mau ke preikestolen.

NB: sempet ga tega buat ngeluarin duit ke exhibition di norway itu, tapi ini ga keluar dari hitungan kok. masih lebih ramping dari hitungan awal pula. aaaaaakkkkkhhhh eropa mahaaaaaaaaaalllllllllll! segala sesuatu yang dilakukan di sini mesti WORTH IT!

NB2: baru kerasa yang dibilang sama dimas: jelas bahwa ini bukan rumah dan comfort zone gw.....setiap tindakan gw, semuanya berkonsekuensi, dan ga ada yg bisa nyelamatin gw kecuali intervensi Tuhan.

NB3: living in another country (specifically, a developped country) is not as 'fun' as it sounds, especially when you're still living with your parent's money. if you have a scholarship with certain rate/month, believe me, it would be much easier to spend it. not practically, but morally.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC