01 Oktober 2013

this is the way i (should always) start my day

"janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur...jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semua itu. dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kami lihat...lakukanlah itu. maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu." (filipi 4:6,8-9)

mungkin kita sudah hidup di dunia yang udah ga begitu peduli dengan "natalan/lebaran ga?" "orang mana?" "ideologi lo apa?" dan pertanyaan" sensitif yang ahem, jadi pertanyaan yang sangat lumrah di indonesia. hehe. tapi buat gw pribadi, hal agama adalah sesuatu yang, apa yah, mungkin membuat gw tetap 'waras.'

kenapa gw bilang begitu? well, agama ini gw bedakan dengan iman yah. agama buat gw lebih kepada prakteknya, iman itu konsepnya. praktek" agama yang diajarkan sedari kecil (orang muslim shalat lima waktu, orang kristen ke gereja tiap minggu, dll yang gw kurang tau hehe) ini menurut gw merupakan keseharian yang dibangun untuk membuat manusia 'sadar' bahwa 'ada kekuatan yang lebih besar dibanding kekuatan dia sendiri.' ya menurut gw, kalau seorang manusia bisa benar" percaya dengan apa yang tidak dapat mereka lihat dan dengar, mereka akan lebih menghargai segala sesuatu yang telah terlihat dan terdengar.

sebagai kristen, gw suka kagum sama teman" gw yang muslim dan menjalani shalat lima waktu dengan konstan, karena, buat gw saat teduh tiap pagi aja sesulit itu. gw yang bermasalah dengan bangun pagi (terutama di sini, pagi dingin choy!) masih cukup sering 'menggeser' waktu saat teduh yang mestinya 'sebelum memulai hari' menjadi 'di tengah hari' bahkan 'sebagai penutup hari' hahaha. padahal, ya seperti sekarang ini, apa yang gw baca ternyata berkorelasi dengan apa yang sedang gw rasakan sekarang, terlebih buku saat teduh yang gw baca (our daily bread, thanks fran!) kebanyakan berisi tentang refleksi dari pengalaman pribadi para penulisnya. dengan hal tersebut, apa yang gw rasakan saat ini bisa 'nyambung' dengan apa yang penulis rasakan melalui media kitab suci. jadi, jauh lebih 'meresap' kalau gw membacanya sebelum hari ini berlangsung.

dan yah, berdoa adalah satu"nya jalan ketika gw udah ga tau lagi mau cerita sama siapa. berdoa adalah sesuatu yang membuat saya 'tidak gila.' dan berdoa, adalah saat di mana gw udah benar" berserah (bukan menyerah) atas segala sesuatu yang telah, sedang, dan akan terjadi dalam hidup gw.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC