26 Januari 2014

"orang itu cuma bisa ngomong"

bahahahaha. kenapa yah, kalimat ini ga pernah gagal?

baru selesai baca bukunya albert camus, buku pertama yang gw beli tahun ini, buku pertama yg selesai gw baca tahun ini. ritmenya lambat, tapi endingnya..... bagus.

buku versi yang barusan saya baca
judul aslinya l'etranger, ada yang menerjemahkannya sebagai 'the stranger,' ada pula yang menerjemahkannya sebagai 'the outsider,' tapi saya sendiri, setelah membaca versi terjemahan baru oleh sandra smith ini (mungkin efek dari terjemahannya juga hahaha) saya lebih senang kalau buku ini disebut 'the outsider.'

ceritanya tentang orang yang hidupnya sama sekali berubah gara" dia 'ga sengaja melakukan sesuatu.' dan hidupnya berubah, lebih karena orang lain, bukan gara" perbuatannya sendiri. bukti bahwa 'omongan orang' bisa menjadi pendapat kuat yang, bisa menentukan nasibmu ke depannya.....

...kalau kamu hanya diam.

banyak hal yang gw pelajari di sini. di perancis. salah satunya adalah, how to stand up for yourself, with even the slightest language skill. en france, di perancis, orang hobi sekali ribut. entah kenapa, hobi. seneng banget bikin ribut bahkan hal kecil. makanya, di sini yang namanya demo itu biasa, karena, ya gitu, mereka emang seneng banget menyampaikan pendapatnya dengan 'keras,' mungkin sudah terdidik seperti itu sedari kecil.

tadinya gw agak malas menanggapi budaya satu ini. karena, ya, seseneng-senengnya gw ribut, di sini ga ada masalah yang begitu 'berarti' untuk diributkan buat gw. tapi setelah menjalani beberapa bulan di sini, barulah gw sadari, memang, tempat ini bukan untuk orang yang 'nrimo,' segala sesuatu mesti diperjuangkan, bahkan terkadang, mesti pake ngotot! jadilah, gw mulai ribut, sedikit sedikit, sesuai dengan skill saya yang, masih sedikit. hehehe.

kembali ke pembahasan bahwa 'orang cuma bisa ngomong.' di masa pencarian magang ini, gw teringat beberapa bulan terakhir sebelum gw ke sini. omongan orang seperti lalu-lalang di kepala gw. ah, ga hanya bulan" terakhir, setahun terakhir malah! di otak gw, hampir semua isinya hanya omongan orang. kata mama begini, kata nenek begini, kata si ini begini, kata pak ini begini, kata bu ini begini, kata tante ini begini, kata om ini begini, semuanya lalu-lalang sampe gw sendiri ga bisa dengar suara hati gw #aiiiihhhh!

dan itu berlanjut hingga: sekarang!

di sini gw menemui banyak orang baru, pribumi maupun tidak, yang hebat. dengan visi hidup masing", dengan pengalaman masing". dan gw semakin merasa, gw ini memang ga ada apa"nya.

sebagai orang yang ga bisa hidup tanpa rencana, gw mudah sekali stres ketika gw ga bisa liat anak tangga selanjutnya yang akan gw jalani. bisa panik. dan di sini, ga kerasa udah ada satu anak tangga lagi yang mesti gw naiki. tapi, yang mana?!

then i found this on buzzfeed. sori mesti di-klik 'buzzfeed'-nya, udah nyoba naro komiknya di sini tapi jadinya pecah --'

somehow this comic made perfect sense. sekedar cerita, di solo, gw sempet ga sengaja kenal seorang backpacker yang berasal dari scotland. dia sempet kuliah di UCL, kerja, terus dengan gaji dia selama beberapa tahun kerja, dia keliling dunia hingga 3 tahun lebih! dan dia baru saja pulang kampung ke scotland natal kemarin, berkumpul kembali dengan keluarganya setelah 'sekian lama.' dan ketika gw tanya "when will be your next trip?" dia jawab "planning to stay for the foreseen future. gotta do something for the society and pay my tax."

even someone that i thought 'would never stay home' said that!

jadi teringat akan pola pikir orang" sini, kebanyakan. mereka ga ragu sama sekali loh, kalo pengen pindah job. contohnya, di kelas gw ada yang sudah berumur 26 tahun, udah ambil doktorat, tapi tengah jalan berenti karena ga cocok dengan topik disertasinya, dan malah ngambil master lagi di bidang yang agak berbeda dengan sebelumnya!

ada lagi, mahasiswa yang udah punya master di satu bidang. udah lulus nih. terus ngerasa ga cocok kerja di bidang sebelumnya dia master. ngambil master lagi lah dia!

tambah lagi gw pernah ketemu seseorang via covoiturage (akan gw bahas soal covoiturage lain kali, search di google aja itu maksudnya apa hehe) yang pernah dua tahun kerja sebagai semacam 'baywatch' di french polynesia, alias di kepulauan sekitar tahiti! jadi kerjaan dia kayak patroli dari pulau ke pulau gitu, HOW COOL IS THAT. dan bahkan, temen sekelas gw, cewe, ada yang menyatakan: "kalo ga ga keterima di sini, tadinya gw pengen masuk akademi pemadam kebakaran!"

man how cool are those people coba. sementara gw.... hahaha.. entahlah, gw makin merasa selama ini pikiran gw, cita" gw............. mungkin terlalu sempit.

ah, dunia memang hanya selebar daun kelor....... ketika kita tidak membuka hati dan pikiran, untuk hal" yang belum terlihat.

ps: mungkin itu bedanya mental orang" yang hidup di negara maju, dengan orang" yang masih hidup di negara berkembang. di sini, orang kerja ya untuk ngeluarin duit, bukan buat karir. apalagi sampe jangka panjang. kebanyakan buat diri sendiri karena sekolah anak" ga perlu dipikirin, udah banyak subsidi dari pemerintahnya. sementara di belahan dunia ekuatorial sana? kerja masih untuk anak cucu, juga orang tua. hmmm. ah sudahlah, kalo kebanyakan dipikirin bisa jadi satu tulisan lagi ini, hahaha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC