09 Maret 2014

berasa mr. bean

HOLA!!

setelah bercerita dengan, ahem, garing, di post ke-1000 gw (jir jir padahal post ke-1000 loh! ga asik bgt --') gw akan bercerita dengan cerah ceria di sini!

cerita mengenai apa? mengenai mengulur waktu di nice. sebelumnya: nice itu di mana sih sebenernya?

tadaaa!!

sebagai pengantar, gw mencapai nice dengan kereta malam, yang bukan kereta-super-cepat-nya-perancis atau yang biasa dikenal sebagai TGV, jadi perjalanannya agak lama, yaitu sekitar 11 jam. kalo pake TGV, mungkin perjalanannya maksimum 6 jam, mungkin. lucunya, kereta yang gw naiki itu ternyata ada tempat tidurnya! tapi karena gw pesen yang 2nd class, ya gw cuma dapet recliner seat. ah tapi itu aja tidur gw udah pules bgt, hehe.

dari nice gw ke monaco pake kereta dalam kota yang disebut TER. ke monaco itu, cuma 22 menit dari nice, dan sejujurnya gw ga mengerti posisi politik monaco terhadap perancis ini gimana bahahah. singkat cerita, monaco itu…… 3D! banyak banget lift di mana" dan sistem perkotaannya bertumpuk-tumpuk! gw ga ngerti siapa yang ngerancang tapi ini jenius banget. misalnya lo jalan nih, di atas aspal. bawah aspal tuh bisa ada terowongan. bawah terowongan itu bisa ada jalan yang menuju bangunan. wah cool deh! bingung gw jelasinnya!

monaco si tiga dimensi. ini sistem kadasternya gmn yak?

gw ga banyak foto" di monaco karena, saat itu handphone gw benar" sekarat. jadiii, keesokan harinyalah gw balas dendam!

gw bangun sekitar jam set8 pagi, ngumpulin nyawa, cuci muka, sikat gigi, breakfast sampe kenyang (saya selalu bahagia breakfast di hostel muahahaha!) dan memulai perjalanan di kisaran pukul 9. tas koper gw titip di resepsionis hostel, cuma nambah 1 euro. mending lah dibanding nyewa bagasi di stasiun, bisa jaaaauh dari itu!

berbekal peta gratisan dari tourism office-nya nice, gw memulai perjalanan ke jalan besar. nemu kartu pos seharga 0.35 euro, gw langsung beli dua, dan mendapati tujuan pertama gw di kota ini: eglise de russe alias gereja rusia! terima kasih kartu pos!

icip icip rasa rusia dikit hahaha

masuk gereja hmm.. gw merinding.. mungkin karena suasanya juga kali yah.. gw ga begitu ngerti ini gereja alirannya apa, apakah coptic, apakah orthodox, tapi ya gw berdoa aja di sana. oh ya, gerejanya ga ada tempat duduk, sepertinya emang ga ada kebaktian di sana, hanya untuk penyembahan pribadi saja, ini sotoynya saya yah hehe.

yang baru gw sadari setelah berdoa adalah……. sepertinya semestinya gw pake tudung kepala alias kerudung di sini, mba" yg lain, walau sepi, ga ada yang ga make --' hehe. maaf Tuhan, akunya ga nyadar, semoga mba mas di sana ga ada yang tersinggung dengan keberadaan saya, heheh.

lanjut!

gw berjalan menuju pantai. ke selatan. dan pantainya unik! instead of sandy beach, gw malah menemukan…

pantai berbatu!

spontan gw teringat akan topik awal tugas akhir gw, bahahaha. kok bisa pantai tenang begini sedimennya malah cobbles? #asik #gaya jadi pengen baca buku tentang sedimen lagi, heheh.

dan cuaca cerah banget! ga ada rasa bekas musim dingin sama sekali, sumpah. dan tenang. inilah bedanya laut mediterania dengan samudera atlantik yang heboh di ujung sana, hehe.

dan bahagialah gw, melihat para turis (kayaknya sih banyakan turis hehe) bersepeda, jogging, jalan", sunbathing, seperti yang pernah gw bicarakan dengan om bontel, mengenai selatan paris, hihi.

secuplik nice. terang banget kan?

lanjut gw susuri pantai dengan beberapa tujuan wisata yang, yah, ga sespektakuler itu. ada museum dan opera, namun sepertinya kebanting sama pantai, hehe. tapi….. entah kenapa sepanjang pantai ini….. bau pesing --'

lalu gw sampai di sebuah tangga yang mestinya ngebawa gw ke suatu komplek kastil. tapi karena pertimbangan waktu dan tenaga (gw jalan sambil bawa carrier karena isinya laptop bok), atraksi tersebut gw skip. gw nemu jam matahari di mana kita bisa berdiri di tengahnya, dan menggunakan bayangan kita sebagai penunjuk jam. cukup akurat dan menarik, hehe. tapi foto yg gw ambil ga begitu bagus.

lalu gw lanjut ke gereja notre dame de la port. kosong. dan gereja tersebut ternyata masih aktif dipakai utk kebaktian, terbukti dengan berbagai poster dan selebaran di depan gereja. gw duduk sebentar. dan berdoa. begitu ada ibu" keluar-masuk di mimbar, gw cabut. mungkin mereka lagi persiapan sesuatu, toh saat itu hari sabtu.

lanjut gw balik arah menuju hostel. tengah jalan ada stall es krim, dan gw pengen dengan kompromi: kalau harganya oke, hajar!

dan oke. 2 euro untuk 1 scoop. yaaahh boleh laaaah, setara sama pengalaman 'makan es krim sambil jalan jalan di nice' buahahahaha. gw makan pistachio. di cone. sambil berhitung biaya makan siang dan makan malam di kepala hingga menemukan solusi yang lebih baik dibanding beli-dua-buah-cheeseburger-mcd-yang-hanya-boleh-dimakan-di-jam-makan-siang-dan-di-jam-makan-malam: beli roti dan isinya! dan gw bisa makan hingga 7 kali, hehe.

selepas belanja makan dan minum di supermarket, gw mendengar sebuah orchestra, yang ternyata berasal dari……

lima pemuda ini!!

gw ga berenti lama, karena masih dalam rangka mengejar waktu…. ternyata gw sampe deket hostel jauuuuh lebih cepat dari yang gw perhitungkan. gw masih punya sekitar 2,5 jam sebelum keberangkatan kereta gw ke jenewa. jadi gw lanjut jalan ke utara, untuk duduk" di sebuah taman yang tergambar dalam peta. dan gw makan siang di sana. cool.

dan di sana gw nyalain internet hp gw, dan komunikasi sama tante iin, yang terakhir janji ngasih kontak dan alamat sodaranya om jeffry yang tinggal di swiss. dan malah ditelpon lah gw! via line. katanya gw boleh nginep sana bahaha! #ngarep oke ini akan jadi plan b gw setelah jenewa, instead of balik ke paris.

lanjut!

singkat cerita gw ke hostel, ambil koper, nunggu kereta di stasiun, naik kereta, dan kini gw sedang nge-coach di tempat siapa cobak? amri pitoyo priyadi!

dan dia sudah tidur nyenyak di sofa ruang tamu bersamanya, sementara gw dengan nyaman akan tidur di kamar dia bahahaha. besok, selepas nelpon si tante, akan gw putuskan. akankah gw kembali ke perancis pada hari senin, atau memperpanjang hari" gw di swiss, di kota tempat tinggal si tante, yang disebut sebagai luzern? mari kita tunggu episode selanjutnya!

see you, south of france!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC