31 Maret 2014

ketika semua tiba tiba ada di depan mata..

pasti kita langsung cari apa yang ga keliatan. emang ya, peribahasa itu punya kekuatan yang luar biasa. gajah di pelupuk mata itu, seringkali tidak lebih menarik dibanding semut/kuman yang di seberang lautan itu. eh, salah pengertian ya? ah sudahlah hahaha.

sebenarnya beberapa hal mulai clear buat gw. ga kayak langit di brest yang terus kelabu dan begitu dingin --' namun yang clear ini....... jalannya ampunan dah. dan sekarang saya mengerti enaknya punya teman-berbagi-yang-konstan. aahhkkk nemu yang begini susah amat sik di belahan bumi utara.

terpaut jarak dan waktu dengan beberapa orang terdekat gw semasa kuliah, berat juga euy. ada saatnya mereka pengen cerita, begitu pula sebaliknya. yah, sepertinya kami" ini sedang mengalami fase yang sama: udah jomblo, nyari temen juga susah, mulai goyah dari jalan hidup masing" akibat 'eh-kok-ternyata-gini-amat-yak' cakepp --'

hai langit, jangan pelit", matahari bukan hanya untukmu, tapi juga untuk kami yang di bawah sini!! #sambilmenggigil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC