08 Maret 2014

spontaneously calm: a 36-hour journey and beyond

"there are those days that.... you should just follow your instinct." - gabriella alodia

hi guys, apa kabar? semoga semua baik dan bahagia luar biasa. saya sendiri sedang.... tidak mengandalkan akal sehat saya HAHAHAAH!

NAH, saya mau cerita. sekarang kan tanggal 7 maret yah sodara". cerita ini dimulai dari tanggal 5 maret malem" waktu indonesia bagian barat. saat itu saya check in di bandara soekarno hatta, diiringi restu dari mamah, eyang, nenek, pakde, dan bude. ya, saya kembali ke negara saya menuntut ilmu.

singkat cerita saya naik pesawat. dipersingkat, saya sampe di atas abu dhabi, tempat saya (mestinya) transit. kenapa mestinya? karena kenyataannya, semenjak headphone penumpang dikumpulkan oleh para pramugari/a, lalu saya kembali menutup mata, lalu kembali membuka mata yang kok-dari-tadi-ga-landing-landing-ah-mungkin-ini-sekedar-dilatasi-waktu, hingga akhirnya tante sebelah saya ribut "kek mana ni ga turun turun kita!" saya pun menyadari: ada yang salah!

dengan mata kriyep" saya ngeliat itu layar depan mata: pesawat kami mengarah ke doha! #jedenggg

perlu diketahui, doha itu di qatar, abu dhabi itu di united arab emirates. beda pak, bu. oke. pasti ada yang ga beres. penumpang ada yang mulai panik karena bakal ketinggalan pesawat selanjutnya. saya sendiri? mestinya pesawat saya selanjutnya itu 08.45 waktu sana, saat mau landing di doha, udah sekitar 08.00

panik?

engga --'

entah kenapa saya biasa aja. ga terbersit panik sama sekali. cuma memang, begitu landing saya langsung permisi keluar dan nyari pramugara buat ditanya. belom sampe depan mata, pramugaranya bilang, semua disuruh kembali ke tempat duduk "kita di sini hanya isi bahan bakar, sebentar lagi akan kembali ke abu dhabi." dalam hati: oke, see you paris, hahahaha #masihbiasaaja

sampailah di abu dhabi. chaos. semua nyari connecting flightnya, yang, puji Tuhan, ternyata pada delay juga. katanya ada badai gurun pasir, jadi landasannya ga keliatan. semua pada ke transfer desk. saya ngantri dengan santai, hingga ada seorang prancis yang dengan semangat nanya kanan-kirinya "vous allez a paris?" alias "lo ke paris ga?" dan gw pun menjawabnya dengan manis "vous allez a paris?" padahal bukan gw yang ditanya.

singkat cerita si bapak ini, yang kelihatannya berada pada umur 35-an, inisiatif langsung ke depan nerobos barisan yang, ternyata, cuma nunggu, permasalahan tiketnya udah disampaikan ke mas dan mba di desk. bahkan si bapak ini ngebantuin gw dengan turut menyertakan boarding pass dan pasport gw ke desk, yang emang cuma beda 2 orang di depan dia, karena tangannya panjang. jadi lah, kita dapet keterangan, bahwa pesawatnya masih sekitar 4 jam lagi dan kita berhak dpt makan siang.

terus gw sama si bapak ini ke gate yang mestinya kita berangkat, mastiin penerbangan. lucunya, si bapak ini ga begitu bisa bahasa inggris, terus gw jadi translator dengan prancis gw yang terseret-seret nyahahahaa. ga dapet keterangan, kita keliling" kisaran gate, nyari itu tempat makan. ga nemu itu tempat makan, kita balik lagi ke gate, dan tebak apa? pesawa ke paris dateng --'

DAN kami pun naik pesawaat! si bapak ini seneng setengah mati pas ngeliat pramugari/a yang jaga depan pintu: "BONJOUUUR!! FINALEMENT! gileeee total perjalanan gw udah 43 jam bok! gw sempet kejebak di bali, di jakarta, eh ini pake kejebak lagi di abu dhabi! akhirnya gw bisa pulang kampuuung!!!" iya, jadi ceritanya si bapak ini punya semacam bisnis perhiasan di bali, dia stay di bali kurang lebih 2 bulan!

terduduklah gw di kursi, dan seorang pemuda botak bermata belo yang duduk di samping gw pun... ngeliatin gw. terus gw sapa: "hello? bonjour?" dan dia membalas "hi, parlez francais?" alias "halo, bisa bhs perancis?" dan gw menjawab bisa dan kita ngobrol. ternyata dia orang perancis yang udah 10 bulan di australi, dalam rangka "gw pengen bisa bahasa inggris, dibanding gw belajar di perancis, mending gw ke luar negeri sekalian ke negara anglosaxon dan coba survive hidup di sana." cool.

kita pun bertukar cerita, well, banyakan dia sih yang cerita, hehe, dan bapak yang tadinya muter" bareng gw ngedatengin kita. ngobrollah mereka berdua, dan di titik gw mulai pusing dengan segala kata yang lalu lalang, gw memutuskan untuk.... baca buku --'

dan terbang.

dan mendarat dengan selamat.

pukul berapa saat itu? 19.15 di bandara charles de gaulle, paris. saya nunggu bagasi sampai kira" pukul 19.50 waktu setempat. kau tahu? saya punya reservasi paris-nice pukul 21.23!!

sembari menunggu bagasi saya menghubungi dimas, ngeralat janjian yang tadinya pukul 20.00 menjadi pukul 21.00, tetap di gare d'austerlitz, stasiun kereta yang akan saya naiki. sepanjang perjalanan airport-austerlitz, saya ga mau liat jam. sudahlah: apa yang terjadi, terjadilah. kalo emang rejeki, jadi gw ke monaco. kalo engga, ya sudah. bobo di paris ajah.

dan sampe di gare sekitar pukul 21.12.

dan ketemu dimas.

dan serah terima gitar: "buset, ini gitar apa bas betot?" "bayi itu isinya mas, bayi."

dan kereta saya, yang baru beberapa menit saya naiki, berangkat.

oh ya, saya juga sempet ngobrol sama seorang algerian di kereta ke paris. seneng aja punya temen ngobrol lagi, hehe.

lanjut, sekitar 11 jam saya di kereta. kerjaannya: tidur-baca-ke wc-tidur. karena ga ada makanan. hahaha. 2 jam sebelum sampai di nice.............. pemandangannya........ spektakuler....

gw dapet sunrise yg oke.

dan..

gw melihat kontras yang, seakan ga nyata..

masa gw bisa ngeliat gunung es, pegunungan batu, kota, laut, dan sinar mentari dalam satu frame?! Tuhan, selera humor-Mu memang tak ada yang bisa menandingi. Engkau terlalu luar biasa :')

dan saya sampai di nice. tanpa koneksi internet dan hp. berbekal ingatan spasial akan lokasi hostel yang akan saya tempati. ketemu lah, hostel pastoral: cuma 5 menit dari stasiun!

lalu beli kartu perdana baru (yang lama ilang --') lalu menghubungi pak purbo lalu lanjut ke monaco.

sampai di monaco, menuju kantor IHO. sampai di kantor IHO, pak purbo pas lagi keluar.......... dan gw disuruh ikut meeting --'

Tuhan

i'm not dressed up for that!

dan gw lagi gendong carrier.

buluk.

Tuhan

singkat cerita gw ikutan meetingnya International Hydrographic Office. IHO. di kantornya. di monaco.

mimpi apa gw.

dan gw.......... ikut photo session --'

Tuhan

fix nilai gw semester ini mesti BAGUS.

dan ada orang" yang gw kenal di sana. sekali lagi: Tuhan

singkat cerita, selesai menjalankan 'tugas negara' di sana, saya kembali ke nice....... dengan kereta yang delay 25 menit......... dengan kondisi.......... gw kebelet pipis --'

oh dear God..

tapi Tuhan selalu sayang sama saya.. buktinya, sekarang saya selamat sehat sentosa di hostel, dan....... baru saja mesen kereta dari nice ke jenewa, swiss.

NGAPAIN LO KE JENEWA, GAB?!

entah. hanya ingin memperpanjang liburan. dan ada amri di sana. yang mudah"an bisa direcokin. sekalian nambah destinasi negara yang pernah dikunjungi di sini. dan.... sebenernya.... pengen liat salju :'(

dan pulangnya bakal naik covoiturage, alias nebeng mobil orang, dari jenewa ke paris. sekitar 6 jam perjalanan. nanti, hari senin.

HUYEH.

if you asked me, i don't know what kind of power that had driven me to do those things. i simply just...... followed my instinct.

and i rarely do that ;p

ps: nanti saya edit post ini. ini saya nulisnya pake ngantuk, kurang greget buat jadi post ke-1000 hahahaha. but i'm quite.... i don't know.. happy? hahahaha. ga tau gw sebenernya lagi seneng ato hanya bingung ;p

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC