20 Agustus 2015

karier bukan karir

ulula~ ternyata gw kangen ngeblog.. sudah lama juga tidak kemari..

seperti yang (mungkin) kalian ketahui, gw lagi nesis. deadlinenya 24 agustus pukul 23.59 CEST alias senen besok coi. sekarang gw lagi di akhir bab 4 dari 7 bab yang ada. bab 6 sama 7 mestinya bisa cepet karena tinggal ngemeng" diskusi dan kesimpulan, abstrak juga bisa cepet kalo semua beres. yang rempong emang 4 bab pertama yang isinya pendahuluan, rumus"an, teori dasar, kondisi geodinamika di area penelitian, dsb dsb yang adalah sintesa gw dari berbagai paper yang udah ngendon lama di harddisk dan paper" yang baru gw donlot pas nulis. besok mesti beres sampe bab 5 karena bakal diskusi hasil sama pembimbing uhuyeaaahh!!

satu hal yang menarik mengenai pertesisan gw adalah, TESIS GUE KEREN #gaplok!

tapi sumpah, TESIS GW KEREN! gw sendiri amazed sih sama apa yang sudah gw lakukan dan terutama apa yang dilakukan tiga orang pertama yang gw sebut di acknowledgement: pembimbing satu, pembimbing dua, dan orang yang bikin program yang selama ini gw pake dan modif. mereka bisa punya ide penelitian begini darimana yak? terus berani define metode yg mereka pake jg drmn? wah cool lah. salut pake pisan.

di tulisan ini gw ingin menyoroti dua hal: (1) bagaimana sesuatu yang disebut 'knowledge' baru bisa jadi sesuatu ketika berbenturan dengan 'experience' serta, (2) kolegalitas 'beneran' bukan 'semata'

pertama, gw kan sempet 3 minggu kerja di montpellier tuh. di salah satu pintu kantor"nya, gw nemu gambar ini:*


pas ngeliat gw udah langsung berdecak kagum. coool. this is so true!

dan tebak apa, gw baru saja benar" memahami makna dari gambar tersebut! selama 5 bulan ini gw kan kerja ya kerja aja, disuruh pembimbing apa, gw ngikut. disuruh apa, gw ngikut. pokoke hajar bleh. studi literatur gw juga macet" karena banyak banget kosakata yang gw ga paham sama sekali di awal. bahkan permasalahan utama dari penelitian gw ini aja gw ga ngerti cobak! what de what?!

sampek akhirnya gw jalan terus, kerja terus, diskusi sama pembimbing, banding"in hasil, sampe di satu titik gw dapet feelingnya dan ketika gw mulai menulis, gw pun mulai paham apa yang sebenernya dikatakan oleh paper" yang gw baca ituh!!

jadi selama gw nulis ini gw bener" connect the dots antara satu paper dengan paper lain, antara satu teori dengan teori lain, kenapa gw melakukan penelitian dengan metode ini, hasilnya apa yang diharapkan, algoritma programnya gimana dan kenapa parameter"nya dibedain, kenapa parameter" 'itu' yang dibedain, dsb dsb dsb pokoknya they are all now connected!! and it's really COOL!!

second of all, soal kolega. gw bener" kagum sih sama kolegalitas tiga orang yang barusan gw sebut itu. mereka bener" ngedukung satu sama lain dengan kemampuan yang mereka punya dan ga tuh namanya rebut"an jadi bos.

pembimbing pertama gw orang geologi yang ngerti geodesi, tapi geodesinya ga dalam. dia bos dari penelitian ini and everybody respects that, jadi yang namanya keputusan apa pun itu, di awal mau pun di akhir, dia yang pegang. spesialisasi dia di proyek ini adalah mengenai sejarah dan latar belakang geodinamika di area penelitian gw, karena dia udah melakukan banyak penelitian di sana.

pembimbing dua gw orang geofisika yang ngerti geodesi. pembibing pertama gw ngambil dia krn tertarik sama metode yang dia gunakan di penelitian phd-nya. simply, metode ini pengen dia terapkan dia area penelitian dia ini, jadi bisa dibilang pembimbing pertama gw ga begitu ngerti dengan apa yang terjadi pada perhitungan di metode si pembimbing dua ini. tiap diskusi pun, si pembimbing dua menyatakan, dia cuma bisa interpretasi sejauh pemahaman dia mengenai algoritma yang dia terapkan, karena dia ga pernah punya pengalaman penelitian di daerah yang bersangkutan.

untuk masalah programming, ada si orang ketiga yang puuure orang geodesi. lebih tepatnya, geodesi fisik, jadi mainan dia emang sama geoid dan bentul" matematis bumi lainnya yang memang sangat fundamental. menurut laporan yang gw baca, involvement dia dalam project ini 10%, dan walau dia emang susah bener dihubungi saking sibuknya, dia ujung"nya pasti availabe utk resolve masalah yang ga bisa di-resolve sama pembimbing pertama dan kedua ini. wah pokoknya mereka tim yang keren lah. ditambah lagi, lokasi mereka itu jauh"an. pembimbing satu gw stay di brest, pembimbing dua di montpellier, si orang ketiga di paris. rusuh lah pokoknya, tapi jalan!

jadi kepikiran.. kalau benar ntar gw jadi dosen di itb, kolegalitas seperti ini bakal ditemui ga yah? atau, gw bisa bangun itu ga yah? sekarang kan udh ada nih sample" calon dosen yang gw tau, bisa ga yah, kami" ini nelen ego masing" dan bener" open mengenai penelitian" ke depan?

yah.. we'll see kak.. we'll see..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC