06 Juli 2016

DUC#4: Si Kambing dan Si Saya yang Beranjak Dewasa

"Mbing, ada yang lagi ngeliatin kita ngadu aji-ajian." "Ah, serius lo, Mbing." "Serius, tuh orangnya tuh." Dan kedua kambing yanh tadinya saling berhadapan statis selama entah berapa lama serentak nengok ke kamera henpon nan hina ini. Ga berapa lama kemudian, abis gw, Mus, dan Arse usaha BANGET selfie bareng si Kambing dan si Kambing, mereka adep-adepan lagi, cem ngadu aji-ajian. Hal ini terjadi beberapa bulan lalu, pas Mus lagi di Indonesia, tepatnya Bandung, dan Arse masih belum hijrah ke Karawang.

Kenikmatan yang hakiki. Kalo kata Dian, HQQ. Apakah sejatinya itu? Kata Diaz, dia capek ngeliat gw "ga move-move ke ketenangan jiwa hakiki meskipun belum ada cinta romansa muda mudi." Bukan hakiki. HQQ #bueek #jijik #malesbeud Buat gw, ga ada yang lebih HQQ dibanding masa-masa kuliah dahulu. Karena, setelah gw sadari, ITB itu bukan dunia nyata. Tapi dunia lain. Kenapa? Karena fakta yang di ITB gw kenal sebagai "benar," ternyata belum tentu "benar" di dunia nyata! Contoh: temen laki gw jaaaaauh lebih banyak dibanding teman cewe. Terutama yang deket. Wah, yang cewe itung jari tangan sebelah juga belom abis dah. Sementara di dunia nyata, cowo dan cewe "hanya berteman dekat" itu sesuatu yang hampir mustahil. Gosipnya, pasti salah satu menyimpan rasa untuk yang lain. Gosip lain berkata, lelaki dan wanita yang berteman baik tanpa ikatan itu berpotensi menimbulkan pitnah! Pitnah, sodara! #akibatngupingsinetron #malamtakbiransetelsinetron

Sementara, gw cuma sedih. Sedih (lagi) karena, teman-teman di lingkaran gw benar-benar sudah sibuk sendiri-sendiri. Sementara kebutuhan gw untuk "jadi orang gila" alias, random lah, ke bonbin lah, maen timezone lah, apa pun yang would make memory meski kecil, mesti tetap terpenuhi. Well, baru-baru ini gw di-share mengenai meetup.com sih. Semacam website untuk menemukan komunitas baru. Gw yang (aslinya) introvert ini, antara tertantang karena merasa lingkaran permainan gw sudah "sekecil itu," namun tetap terrified karena.... Mungkin sedikit yang tahu, gw suka panik berada di kumpulan orang baru. Terutama kalo ga ada yang ajak ngobrol gw, personally, duluan. It's like... hell. Ah, kalian. Aku tetap cinta kalian, walau waktu kita kini tak sejalan. Tapi mungkin, ini saatnya aku benar-benar.... "move?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC