04 September 2016

tukang nebeng mobil orang tapi bayar

untuk kalian para pembaca setia, saya persembahkan sebuah tulisan yang sedikit lebih seru dan membahagiakan dibanding curhat maruhat saya belakangan ini. this is my #respect to you guys #asik karena buat nulis ini butuh niat, dan niatnya udah dari lamaaaaaa tapi ga ketulis-tulis :'')

kali ini, gueeee mau memperkenalkan sebuah platform yang berjudul Blablacar!

iklannya blablacar. asli ini prancis banget. ngasal, sok lucu, berantakan. kalau di otak kalian prancis itu elegan syalala, kalian SALAH!

blablacar itu apa sih?

gw mengenal platform ini pertama kali dalam nama "covoiturage" yang kalau di-translate, kira"... hmmm.. co-voitur(e)-age. "voiture" itu artinya mobil. "co-" itu, ya ngertilah yaa.. kayak co-founder, co-director, dan co- co- lainnya. semacam berbagi gitu lah yaa. nah kalau "age" itu semacam kata sifat. jadi simply covoiturage itu pada dasarnya adalah "berbagi mobil."

kenapa berbagi? karena.. bensin mahal :'')

selain bensin mahal, kereta cepat pun kadang ga efektif, karena kalau dari kota kecil ke kota kecil, terutama yang beda propinsi, itu bisa mesti singgah dulu ke ibu kota propinsi masing" baru ke kota yang lebih kecil itu. dan tentu ini membuat harga kereta, walau udah dipotong student discount, tetap mihillls. daaaan, kalau keadaannya adalah mepet, alias ga sempet pesen tiket kereta dari jauh hari (di prancis tiket hari-h sama mesen dari lama bisa beda jauh), blablacar bisa jadi penyelamat!

sistemnya simpel. kita tinggal daftar, kayak daftar facebook gitu lah. bikin profile, verify profile yang intinya adalah nyocokin nomor hp sama profile kita benar synchronized, kasih data kita hanya tertarik utk jadi "penumpang" atau juga untuk "memberi tumpangan," serta data kartu. enaknya, di prancis itu kartu debitnya bisa digunakan layaknya kartu kredit, jadi selama ada duit di rekening, kita bisa pesen ini itu online, gampang kan! gw rasa umumnya di eropa pun sistemnya seperti ini.

nah, lalu, baru deh cari. kita dari mana, mau ke mana, kapan. oh ya, ada preferensi khusus juga, misalnya, seberapa talkactive kita (ada tiga level: Bla, Blabla, dan Blablabla), keberatan sama rokok/binatang apa ngga, prefer sama cewe/cowo/apa aja hajar, gitu" jadi potensi ribut tengah jalan karena hal" kecil ini sudah ke-prevent. lalu ntar nongol tuh, drivernya siapa aja yang akan berangkat, jam berapa aja, dan kita bisa cocokin waktu serta budget. biasanya sih gw cari yang paling murah dulu hehe, jam mah bisa lah disesuaikan, asal ga nyusahin, males juga kl nyampek tempat tujuan cem jam 2 dini hari kan -___-

simply, kita bayar sejumlah uang sesuai dengan permintaan si pemberi tumpangan (misal, brest-nantes itu sekitar 15 euro) dan kl ga salah 20% buat blablacarnya (nambah 3 euro lagi), jadi total bayar 18 euro utk trayek tersebut, dengan waktu tempuh 3-4 jam. nah, kalau trayek ini kita hajar pake kereta, harganya paaaaling murah itu 40 euro, mesti transit di kota besar yang namanya rennes utk pindah kereta, dan bisa makan waktu 4-5 jam! lumayan jauh kan!

yang bikin seru dari blablacar, atau memang saya ini jiwanya kompetitif sekali, ada levelnya!

ini track record saya, cuma 1,5 tahun efektif pemakaian platform ini dan udah sampek level 5! #proud

sepenting apa sih level ini? kok gw sampe sebangga itu? wah, kalo gw bilang, level itu PENTING BANGET!

kenapa? karena setiap kita selesai mobilan bareng, kita wajib saling ngasih rate. gw penumpang yang seperti apa (at least pake bintang skala lima, lebih baik kalau komen sebaris dua baris gitu), dan si pemberi tumpangan itu pengemudi yang seperti apa. makin tinggi level kita, makin gampang kita dapet tumpangan dan/atau penumpang. dan ini penting, terutama buat foreigner macam saya :'') ini penilaian levelnya, tapi ya, bahasa prancis sik, maap, saya jelasin singkat di caption ;p

biasanya sih begitu sekali make, dapet satu komen aja, udah bisa naik level satu ke dua. penilaian ini berdasarkan verifikasi email, kelengkapan profil (foto, preference, nomor hp, dll.), peniliaian positif (di atas bintang tiga), persentase penilaian positif, serta berapa lama kita sudah menggunakan platform ini

gw sendiri biasanya memilih pemberi tumpangan yang at least udah confirme, alias, level tiga, dan bintangnya minimal 3.5 gitu. komen"nya juga pada gw bacain dulu hahaha. ya males aja ribut di jalan. the least thing you wanna do with french people is to have a fight with them. seriously.

selama pake blablacar, gw ketemu orang asli macem". dari mahasiswa, pegawai air traffic di airport, mba" tukang clubbing, pemadam kebakaran yang anaknya lucunya astaga, semacam polisi atau apa pun itu (pokonya tampan) yang dibarengi dengan seorang penumpang yang baru putus sama pacarnya (tampan juga), wah, seru lah! di jalan kita bisa ngobrol macem", dan asli, orang prancis itu seeeeneeeng banget ngobrol. sampe sekarang cuma sekitar hmmm... 3 kali lah, gw dapet pengemudi dan penumpang yang garing, yang satu krn gw dan penumpang lain itu jadi kambing congek mas mba yang pacaran di kursi depan (kalo pengemudi ga ajak ngobrol, penumpang cenderung ga mau ngobrol satu sama lain juga, biar kata demen ngobrol mereka juga tau manner hehe), dan yang dua karena memang si bapak pengemudi menjadikan trayeknya sebagai bisnis (mobilnya kyk mobil travel yang bisa isi 6-10 orang gitu).

satu momen menarik yang pernah gw alami dengan blablacar adalah, saat itu gw mesti transit di paris dulu sebelum lanjut ke selatan, tepatnya ke montpellier. tiket kereta harganya udah ga ada yang bersahabat (karena saat itu gw beraangkat sehari telat dari rencana, karena urusan kuliah), jadilah gw browsing blablacar. berhubung gw mesti sampe parisnya jam 9-10an, gw cari yang subuh donk. dan ga ada, huff. satu"nya yang ada itu ibu" umur 50an, yang pengen berangkat jam 8 malam, yang artinya, gw nyampe paris sekitar jam 2 dini hari. next choice itu berangkat baru jam 5 besokannya, yang artinya gw sampe paris udah siang. jadi..... gw beranikan ambil si ibu itu.

ibu ini ternyata bareng anaknya. anaknya autis, dan agak susah ngomong. tentu, anaknya duduk depan, dan gw kebetulan saat itu penumpang satu"nya. kita sempet ngobrol macem", setelah tiga jam pertama istirahat di salah satu stop, dan lewat stop itu gw mulai ga bisa nahan kantuk.

"kamu kalau ngantuk tidur aja. saya biasa kok bawa penumpang yang jam segini, dan saya ga keberatan kalau kamu tidur."

aaaa ibuuuuuu.... gw tetep berusaha nemenin ngobrol dan saat gw beneran udah ga kuat, gw pamit bobok.

"oh ya, sebelumnya, kamu mau saya turunin di mana? ga mungkin saya cuma naro kamu di lingkar luar, kita sampai paris mungkin sekitar setengah tiga."

aaaaaa padahal tadinya gw mau minta diturunin di lingkar luar aja, dan entah bagaimana gw mau coba survive sampe metro (kereta dalam kota) paris pertama nyala. gw puter otak, ga mungkin hubungin temen" gw tengah malem begini, dan muncullah ide..

"nanti antar saya ke kedubes indonesia aja bu, saya tau alamatnya."

dan yep, gw sampe kedutaan jam set3an. dadah dadah cipika cipiki sama si ibu, dan dengan pede mencet bel kbri karena berharap si mas yang gw kenal yang jaga (astaga mas ampuni aku lupa nama masssss). abis mencet bel, yang jaga muter kursi jadi menghadap gerbang, dan tebak apa... gw ga kenal sama bapak yang ini!

singkat cerita, kunci gerbang pertama di-release, dan..

"malam pak, saya gaby, yang biasa bantuin angklung di kbri. saya pikir yang jaga malam ini si mas (lupa nama maaf), jadi saya pede aja ke sini, hehe."

"si mas itu shift sore-nya senin-kamis, saya jumat-minggu."

"ooh, gitu pak. mmm, saya mahasiswa di brest pak. saya janjian sama temen saya jam 9-10an di paris buat lanjut ke montpellier. saya boleh ga numpang di sini, paling ngga sampe jam set6an gitu pak, pas udah ada metro. nemenin bapak ngobrol juga gapapa deh."

"kok bisa dateng jam segini kalau janjiannya masih jam 9-10an?"

"dapet covo-nya (mobil tebengan) cuma yang jam segini pak, yang selanjutnya saya bisa baru sampe paris jam 11-12an. ini aja dia baik banget mau nganter saya ke sini, ga cuma ngedrop di lingkar luar."

"hmmmm.. (agak lama) yaudah, kamu istirahat di dalem aja lah. ruang visa. di sini sampe jam 9 aja gapapa, saya pas ganti shift jam segitu. nanti pagi saya minta kopi paspor kamu juga ya, sebagai data aja takutnya ada apa-apa, karena sebenarnya saya ga bisa seenaknya ngasih ijin kamu masuk gini, tapi yaudahlah, daripada kamu di luar."

(bahagia) "waah bener pak? makasih bangeeet!"

lalu dibukain akses ke ruang visa, gelar sleeping bag, dan tidooooorrr!!! terima kasih blablacar! terima kasih kbri paris!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template developed by Confluent Forms LLC